AKN SB Yogyakarta Turut Serta dalam Ritual Ruwatan Bumi Pala

4 hours ago 3

AKN SB Yogyakarta Turut Serta dalam Ritual Ruwatan Bumi Pala Kampus AKN Seni dan Budaya Yogyakarta turut berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan ritual budaya Nyadran/Ruwatan Bumi Pala yang berkerjasama dengan Pemerintah Daerah Temanggung, Jawa Tengah. - Istimewa

TEMANGGUNG — Kampus Akademi Komunitas Negeri (AKN) Seni dan Budaya Yogyakarta menunjukkan kontribusi nyatanya dalam pelestarian tradisi dengan berpartisipasi aktif dalam ritual budaya Nyadran atau Ruwatan Bumi Pala. Perhelatan kolaboratif bersama Pemerintah Kabupaten Temanggung ini digelar secara khidmat pada Sabtu (2/5/2026) di kawasan Rest Area Kledhung Pass, sebuah lokasi strategis yang mempertemukan keindahan alam pegunungan dengan napas spiritualitas masyarakat setempat.

Keterlibatan AKN Seni dan Budaya Yogyakarta ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada pilar pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, institusi pendidikan tersebut tidak hanya memindahkan ruang kelas ke ruang publik, tetapi juga berupaya memperkuat nilai-nilai kearifan lokal. Fokus utamanya adalah merevitalisasi praktik budaya yang menekankan harmoni vertikal kepada Tuhan serta harmoni horizontal antara manusia dan alam semesta.

Sajian Estetik "Kiblat Papat Lima Pancer"

Dalam momentum tersebut, AKN memamerkan kekayaan artistik dari tiga Program Studi unggulannya, yakni Karawitan, Tari, dan Kriya Kulit Tatah Sungging. Seluruh pementasan dirangkai dalam satu napas konsep estetik bertajuk “Harmoni Alam Kiblat Papat Lima Pancer.” Konsep ini merepresentasikan simbolisasi keselarasan kosmis antara unsur air, bumi, udara, api, serta posisi manusia sebagai poros penyeimbangnya.

Beberapa karya yang dipentaskan meliputi:

  • Konser Karawitan Kidung Pawitra Suci: Alunan nada yang menyucikan jiwa.
  • Pameran Wayang Kulit & Kulitan Tari Gagrak Yogyakarta: Menampilkan presisi tatah sungging khas Yogyakarta.
  • Tarian Bedhaya & Beksan Tirta Kamulyan: Gerak simbolik yang melambangkan air sebagai sumber kemuliaan hidup.

Komitmen Pelestarian di Era Modern

Melalui pendekatan artistik yang dikembangkan secara konseptual, karya-karya ini menjadi media refleksi bagi masyarakat akan pentingnya menjaga keseimbangan ekologis. Seni di sini tidak hanya berfungsi sebagai tontonan, melainkan sarana edukatif dan spiritual yang mendalam.

Dengan semangat “Memayu Hayuning Budaya lan Bawana,” keikutsertaan AKN diharapkan mampu memotivasi generasi muda untuk tetap menjaga jati diri bangsa di tengah arus modernisasi. Ritual Ruwatan Bumi Pala ini pada akhirnya menjadi tonggak penting dalam menjaga keberlanjutan tradisi leluhur sekaligus memastikan alam tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya Jawa.(Advertorial)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|