Jakarta, CNBC Indonesia - PT Astra International Tbk (ASII) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung prestasi anak bangsa. Salah satunya dengan konsisten memberikan apresiasi kepada generasi muda Indonesia yang berprestasi dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. Hal ini diwujudkan melalui program Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards.
SATU Indonesia Awards adalah apresiasi Astra bagi anak bangsa yang telah berkontribusi untuk mendukung terciptanya kehidupan berkelanjutan melalui bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewirausahaan dan teknologi, serta satu kategori kelompok yang mewakili lima bidang tersebut.
Head of Corporate Communications Astra, Boy Kelana Soebroto menuturkan, Astra terus berupaya untuk memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia sejak Astra berdiri sampai dengan sekarang. Tentunya, hal ini sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa.
"Salah satunya adalah melalui program SATU Indonesia Awards yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-16 kalinya dan tentunya pelaksanaan ke-16 kalinya, SATU Indonesia Awards kali ini mengangkat tema Satukan Gerak Terus Berdampak. Kita ingin mengajak seluruh anak-anak muda Indonesia untuk bersama-sama bergerak bersama-sama dengan Astra untuk memberikan dampak yang luar biasa bagi masyarakat sekitarnya," ujar dia dalam acara Kick Off 16th SATU Indonesia Awards 2025 di Menara Astra Jakarta, Jumat (28/2/2025).
Dia melanjutkan, melalui kegiatan SATU Indonesia Awards, Astra mengajak seluruh anak bangsa untuk bergerak bersama-sama, berkontribusi positif untuk hari ini dan masa depan Indonesia. Termasuk, memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat dan pembangunan daerah di sekitarnya.
"Astra percaya bahwa generasi muda memegang peranan penting dalam mempercepat pembangunan bangsa Indonesia," tutur dia.
Dalam kesempatan yang sama, Juri 16th SATU Indonesia Awards 2025, Dian Sastrowardoyo memberikan pesan-pesan positif untuk generasi muda Indonesia.
"Saya ingin menyampaikan pesan yang penuh semangat bahwa teruslah berbuat baik dan terlibat dalam kegiatan positif yang dapat membawa manfaat bagi sekitar kita. Karena setiap kontribusi yang kita berikan, itu sekecil apapun akan menambah warna dalam masyarakat dan memberikan dampak yang pastinya akan memberikan warna untuk definisi bangsa Indonesia," kata Dian Sastrowardoyo.
Selain itu, aktris satu ini juga ingin mengajak semua generasi mudah untuk bisa menjadi bagian dari SATU Indonesia Awards dan bergandengan tangan untuk bisa menciptakan masa depan yang lebih baik.
"Ingatlah bahwa perjalanan seribu mil itu dimulai dengan langkah pertama. Jadi bawalah perubahan dan inspirasi kalian, dan lihatlah bagaimana kita teman-teman dapat mempengaruhi orang-orang di seluruh dunia," jelasnya.
Sementara itu, Head of Brand Communications Astra International Yudha Prasetya menambahkan, di tengah kemajuan teknologi dan informasi saat ini perlu lebih banyak lagi role model dari anak-anak muda yang bisa memberikan pengalaman positif. Ini mengingat, belum banyak role model anak muda yang mampu memberikan pengalaman positif.
"Saya percaya lewat SATU Indonesia Awards ini Astra ingin memberikan lebih banyak lagi contoh-contoh anak muda yang bisa menjadi panutan atau role model untuk anak muda di zaman sekarang gitu," ujar Yudha.
Salah satu contohnya adalah Irfan Y. Pratama, Penerima Apresiasi 15th SATU Indonesia Awards 2024 Bidang Teknologi. Terbukti, Chief Executive Officer (CEO) Awanio, Irfan Y. Pratama berhasil mengembangkan teknologi pengelolaan cloud yang akan memudahkan aktivitas para pelaku usaha.
Berdiri sejak 2016, Awanio mulanya merupakan penyedia Platform as a Service (PaaS) yang mendukung kegiatan klien atau pelanggannya akan hosting aplikasi dan data. Bisnis Awanio kemudian terus berkembang sehingga tidak hanya melayani segmen business to consumer (B2C), melainkan juga business to business (B2B). Untuk segmen B2B, Awanio telah mengembangkan Cloud Enabler Platform (CEP) pada 2021 lalu.
"Kita itu founded-nya 2016, walaupun kita actively selling our solution dari tahun 2018 hingga sekarang. Cukup banyak ya, kalau di Indonesia sendiri mungkin up to 50 companies. Kemudian di Belanda, di Asia Eropa itu mungkin udah 5-7 company gitu ya. Terus kemudian di Singapura juga udah ada yang oke. Jadi kita memang, how us doing business itu bukan cuman direct selling ke company gitu ya, tapi kita bangun ekosistem, ekosistem business partners dan sebagainya. Kita bergerak bareng-bareng untuk penetrate market yang ada di sini," tandas dia.
(dpu/dpu)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Muhammadiyah Puasa Pada 1 Maret 2025
Next Article Buruan Daftar, Lomba Foto & Anugerah Pewarta Astra 2024 Akan Berakhir!