Arus Mudik Landai, Korlantas Hentikan One Way Nasional

2 hours ago 2

Antrean kendaraan pemudik melintas saat rekayasa lalu lintas satu arah atau one way nasional di Tol Cipali KM 110, Subang, Jawa Barat, Rabu (18/3/2026). Rekayasa lalu lintas satu arah nasional dari KM 70 ruas Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 421 ruas Tol Semarang-Solo resmi diterapkan pada pukul 13.30 WIB untuk mengurai kepadatan lalu lintas pada arus mudik Lebaran 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyampaikan rekayasa lalu lintas one way nasional pada arus mudik Lebaran 2026 resmi dihentikan. Keputusan ini diambil setelah kondisi arus kendaraan menuju jalur tol Trans Jawa dinilai sudah landai dan terkendali.

Jajaran Korlantas Polri melakukan evaluasi bersama para pemangku kepentingan. Penerapan one way nasional arus mudik sebelumnya dimulai sejak 18 Maret 2026, disertai sosialisasi dan sterilisasi jalur sebelum arus lalu lintas dikembalikan ke kondisi normal.

“Setelah sosialisasi kami melakukan sterilisasi clear untuk arus normal. Oleh sebab itu, atas izin Bapak Kapolri untuk arus balik atau One Way Nasional sementara kami nyatakan tutup pada pukul 13.22 yang lalu,” kata Agus di Command Center Korlantas Polri, Cikampek, Jumat (20/3/2026).

Ia menjelaskan kondisi lalu lintas kini kembali normal, baik kendaraan yang mengarah ke Jakarta maupun ke arah timur seperti Semarang. Sebagian besar pemudik telah mencapai tujuan setelah melewati puncak arus mudik.

Agus menerangkan hasil evaluasi menunjukkan puncak arus mudik tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Data mencatat kenaikan sekitar 4,62 persen dari 258 ribu menjadi 270 ribu kendaraan.

“Arus mudik cukup terkendali ya. Jadi memang tahun ini cukup beda karena kalau kita bandingkan arus mudik pada tahun yang lalu ada peningkatan yang cukup lumayan,” ujar jenderal bintang dua ini.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|