Asing Borong Rp 2,74 T Saat IHSG Naik 0,5%, Ini 10 Saham Favorit

5 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia — Aliran dana asing mengalir deras ke pasar modal Tanah Air. Hal ini seiring dengan tren penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin, Rabu (26/2/2026).

Berdasarkan data perdagangan, total net foreign buy di seluruh pasar mencapai Rp 2,741 triliun, dengan nilai beli asing sebesar Rp 10,409 triliun dan nilai jual Rp 7,668 triliun. Adapun total nilai transaksi (turnover) mencapai Rp 18,077 triliun.

Saham dengan aksi beli bersih asing terbesar ditempati oleh Jaya Sukses Makmur Sentosa (RISE) dengan net buy Rp 895,3 miliar. Nilai beli asing di saham ini mencapai Rp 896,9 miliar, berbanding jual Rp 1,6 miliar. Transaksi asing di RISE dilakukan di pasar negosiasi.

Di posisi kedua terdapat Bank Rakyat Indonesia (BBRI) yang mencatat net buy Rp 640,6 miliar. Total transaksi saham BBRI bahkan menembus Rp 1,05 triliun.

Selanjutnya, Impack Pratama Industri (IMPC) diborong asing Rp 346,1 miliar, disusul Super Bank Indonesia (SUPA) dengan net buy Rp 279,2 miliar.

  1. PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) - Rp 895,3 miliar
  2. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) - Rp 640,6 miliar
  3. PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) - Rp 346,1 miliar
  4. PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) - Rp 279,2 miliar
  5. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Rp 231,5 miliar
  6. PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) - Rp 147,2 miliar
  7. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) - Rp 127,4 miliar
  8. PT United Tractors Tbk (UNTR) - Rp 78,3 miliar
  9. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) - Rp 71,1 miliar
  10. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) - Rp 60 miliar

Sementara ituIHSG ditutup naik 41,39 poin atau 0,5% ke level 9.322,23. Meski demikian, dinamika pasar masih cukup volatil dengan indeks sempat lompat 1% lebih lalu bergerak di zona merah terkoreksi hingga 0,25% lalu kembali menguat dan ditutup perkasa di akhir sesi.

Sebanyak 336 saham naik, 335 turun, dan 146 tidak bergerak. Nilai transaksi jelang pembukaan mencapai Rp 29,89 triliun, melibatkan 52,29 miliar saham dalam 2,84 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun kembali bertengger di level Rp 15.000-an triliun.

Mayoritas sektor perdagangan menguat kemarin dengan kenaikan tertinggi dicatatkan oleh sektor kesehatan, konsumer non-primer dan industri.

(mkh/mkh)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|