REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Bank Jakarta membidik peran lebih luas sebagai penggerak ekonomi ibu kota. Transformasi ini dilakukan dengan memperkuat fungsi bank sebagai penghubung dalam ekosistem transaksi, tidak lagi sekadar penyedia layanan keuangan.
Direktur Utama Bank Jakarta Agus H Widodo mengatakan, bank daerah dituntut mengambil peran lebih aktif dalam mendorong aktivitas ekonomi. Hal ini sejalan dengan perubahan kebutuhan pasar yang menuntut kemudahan transaksi dan integrasi layanan.
“Bank Jakarta terus bergerak bertransformasi, dari yang sebelumnya dikenal sebagai bank daerah, menjadi bank yang mampu mengorkestrasi ekonomi di Jakarta,” kata Agus, Selasa (21/4/2026.
Menurut Agus, peran tersebut juga sejalan dengan kesepakatan bersama Asosiasi Bank Pembangunan Daerah. Bank daerah didorong menjadi motor utama penggerak ekonomi di wilayah masing-masing.
“Bank daerah ke depan harus menjadi orkestrator ekonomi di daerahnya, bukan sekadar lembaga keuangan,” kata Agus.
Untuk mewujudkan hal itu, Bank Jakarta mendorong integrasi antara pelaku usaha dan nasabah melalui pemanfaatan teknologi digital. Layanan seperti JakOne Mobile dan kartu debit dimaksimalkan untuk mempercepat transaksi dan memperluas akses.
Selain itu, Bank Jakarta juga memperluas kolaborasi dengan berbagai pelaku usaha untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih terhubung. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat perputaran ekonomi di Jakarta.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui penyelenggaraan XPORIA 2026 di Balai Kota Jakarta pada 20-23 April 2026. Kegiatan ini mempertemukan merchant dan nasabah dalam satu ruang transaksi.
“Ini bukan hanya pameran, tapi ruang pengalaman. Kami ingin masyarakat tidak hanya melihat, tapi juga merasakan langsung berbagai produk unggulan,” kata Agus.
Melalui kegiatan tersebut, Bank Jakarta menghadirkan berbagai produk mulai dari kuliner hingga gaya hidup untuk mendorong transaksi langsung. Pendekatan ini dinilai dapat mempercepat perputaran ekonomi di tingkat masyarakat.
“Melalui event ini, kami ingin mempertemukan merchant dan nasabah agar dapat bertransaksi dengan lebih mudah dan efisien. Pada akhirnya, ini akan menggerakkan roda ekonomi Jakarta secara nyata,” kata Agus.
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta Arie Rinaldi mengatakan, langkah ini memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha dan nasabah. Bank Jakarta juga akan terus memperluas kolaborasi untuk memperkuat inklusi keuangan.
“Ke depan, kami akan terus mendorong inovasi layanan serta memperluas kolaborasi untuk menciptakan ekosistem keuangan yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” kata Arie.

4 hours ago
4
















































