REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail merombak susunan pejabat di lingkungan Pemkab Bandung Barat. Perombakan terjadi untuk jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) setingkat kepala dinas maupun kepala badan.
Ada 11 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dimutasi dan promosi. Rinciannya, 7 orang dimutasi dan 4 orang mendapat promosi. Bupati Jeje melantik langsung 11 orang pejabat di lingkungan Pemkab Bandung Barat itu pada Jumat (11/9/2026). Proses pengisian jabatan esselon II ini dilakukan berdasarka hasil Manajemen Talenta ASN yang baru kali pertama diterapkan di Kabupaten Bandung Barat.
Jeje mengatakan, penerapan Manajemen Talenta ASN merupakan bagian dari upaya Pemkab Bandung Barat dalam membangun tata kelola manajemen ASN yang semakin objektif, profesional, akuntabel dan berbasis merit.
"Proses tersebut diarahkan untuk memastikan setiap aparatur memiliki ruang pengembangan karier serta ditempatkan berdasarkan potensi, kompetensi, kinerja, pengalaman dan kebutuhan organisasi," kata Jeje.
Dirinya menegaskan, proses pengisian melalui manajemen talenta ini dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mendapatkan pendampingan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pemkab Bandung Barat juga sudah mengantongi Keputusan Kepala BKN Nomor 729 Tahun 2026 tentang Persetujuan Penerapan Manajemen Talenta di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat tertanggal 22 Juni 2026.
Kemudian disusul dengan surat Kepala BKN tentang Rekomendasi Mutasi dan Promosi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama tertanggal 9 September 2026 yang menjadi dasar pelaksanaan pelantikan. "Kita ingin pengelolaan karier ASN dilakukan secara objektif, berbasis data dan dapat dipertanggungjawabkan," ucap Jeje.
Jeje menjelaskan, manajemen talenta merupakan bagian dari proses pengembangan ASN secara berkelanjutan. Hasil pemetaan talenta menjadi dasar bagi setiap abdi negara untuk terus mengembangkan kompetensi, memperkuat pengalaman, memperbaiki kinerja dan mempersiapkan diri menghadapi tanggung jawab berikutnya.
"Pelantikan hari ini bukan akhir dari proses manajemen talenta. Justru ini adalah awal dari pembuktian. Setelah dilantik, ukuran keberhasilan saudara bukan lagi posisi dalam peta talenta ataupun hasil uji kompetensi. Ukuran keberhasilannya adalah kinerja," imbuh Jeje.
Dirinya meminta pejabat yang baru dilantik segera memahami kondisi perangkat daerah yang dipimpinnya, memetakan persoalan, menentukan prioritas, membangun tim yang solid serta memastikan program dan kebijakan yang dijalankan memberikan hasil nyata.
"Segera pahami persoalan yang ada, tentukan prioritas, bangun tim yang kuat dan bekerja. Jangan terlalu lama berhenti pada proses adaptasi. Masyarakat menunggu hasil dari setiap kebijakan dan program yang kita jalankan," katanya.
Jeje melanjutkan, penguatan tata kelola ASN penerapan manajemen talenta tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Bandung Barat dalam memperkuat tata kelola manajemen ASN yang objektif, akuntabel, berbasis merit dan berbasis data.
Komitmen itu mendapat pengakuan melalui capaian Peringkat Pertama Implementasi Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria (NSPK) Manajemen ASN Tahun 2026 yang diberikan oleh Kantor Regional III BKN Bandung pada 9 September 2026. Menurut Jeje, capaian tersebut menjadi apresiasi sekaligus tanggung jawab untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas tata kelola manajemen ASN di Kabupaten Bandung Barat.
"Ini menjadi motivasi bagi kita untuk terus memperbaiki tata kelola ASN. Tetapi yang lebih penting, tata kelola yang baik harus berujung pada peningkatan kinerja organisasi dan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” ujarnya," kata Jeje. (N-Ferry Bangkit Rizki)
Berikut Daftar 11 Pejabat yang Dilantik:
1. R. Eriskan Hendrayana sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan
2. Moch. Lukmanul Hakim sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah
3. Anni Roslianti sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang
4. Rega Wiguna sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
5. Imam Santoso sebagai Kepala Dinas Pendidikan
6. Heru Budi Permono sebagai Kepala Dinas Ketahanan Oangan dan Pertanian
7. Tony Prihantoro sebagau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah
8. Rina Marlina sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah
9. Yoga Rukma Gandara sebagau Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman
10. Lia Nurliana sebagai Kepala Dinas Kesehatan
11. Yunita Nur Fadila sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

4 hours ago
4















































