Catat Jadwalnya, Pendakian Gunung Ciremai Ditutup Sementara

1 hour ago 1

Kegiatan pendakian dan berkemah di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) Kabupaten Kuningan, yang sempat ditutup akibat pandemi Covid-19, kembali dibuka.

REPUBLIKA.CO.ID, KUNINGAN -- Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) memutuskan menutup sementara jalur pendakian ke Gunung Ciremai. Kebijakan tersebut dilakukan sehubungan dengan kondisi cuaca ekstrem serta untuk mendukung pemulihan ekosistem di kawasan gunung tersebut.

Humas, Promosi, dan Pemasaran Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) Ady Sularso menjelaskan informasi penutupan sementara jalur pendakian disampaikan melalui pengumuman resmi dalam surat bernomor PG.03/T.33/TU/KSA/B/01/2026. Surat tersebut ditandatangani Kepala BTNGC Toni Anwar.

“Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) menutup sementara seluruh aktivitas wisata pendakian,” ujar Ady kepada Republika, Rabu (28/1/2026).

Ady merinci penutupan sementara TNGC tersebut berbeda-beda untuk setiap jalur pendakian. Untuk jalur pendakian Apuy, Kabupaten Majalengka penutupan dilakukan sejak 24 Januari 2026 hingga 1 Februari 2026. Jalur tersebut akan dibuka kembali pada 2 Februari 2026.

Sementara itu, untuk jalur pendakian Linggajati, Kabupaten Kuningan, penutupan dilakukan sejak 27 Januari 2026 hingga 20 Maret 2026. Jalur tersebut akan kembali dibuka pada 21 Maret 2026.

“Sedangkan untuk seluruh jalur pendakian Gunung Ciremai akan dilakukan penutupan sejak 20 Februari 2026 sampai 20 Maret 2026 dan akan dibuka kembali pada 21 Maret 2026,” katanya.

Ady menambahkan, bagi calon pendaki yang telah melakukan pemesanan secara daring pada periode tersebut dapat segera melakukan konfirmasi kepada admin untuk penundaan jadwal pendakian.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|