Presiden Sementara Venezuela, Delcy Rodriguez bertemu Direktur Badan Intelijen Pusat AS (CIA) John Ratcliffe di Caracas, Kamis (15/1/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, CARACAS -- Direktur Badan Intelijen Pusat AS (CIA) John Ratcliffe telah melakukan perjalanan ke Caracas, Venezuela untuk berdiskusi dengan Presiden sementara Delcy Rodriguez. Hal itu menandai kunjungan tingkat tertinggi oleh pejabat pemerintahan Donald John Trump sejak operasi AS yang menyebabkan penangkapan mantan pemimpin Nicolas Maduro.
Pertemuan pada Kamis (15/1/2026) di ibu kota Venezuela itu berlangsung selama dua jam, menurut seorang pejabat pemerintah AS yang tidak berwenang untuk membahas masalah itu secara terbuka. Pejabat tersebut berbicara pada Jumat (16/1/2026), dengan syarat anonim.
Pejabat tersebut mengatakan, pertemuan Ratcliffe dan Rodriguez terjadi atas desakan Presiden Trump dan dimaksudkan untuk menunjukkan keinginan AS untuk hubungan yang lebih baik dengan Venezuela. Pertemuan itu terjadi pada hari yang sama ketika pemimpin oposisi Venezuela Maraa Corina Machado menyerahkan medali Nobel Perdamaian miliknya kepada Trump di Gedung Putih, Washington DC.
Kunjungan Ratcliffe kemungkinan akan dilihat sebagai tanda lain dari kesediaan Trump untuk bekerja sama dengan Rodríguez. Dia merupakan orang kedua setelah Maduro hingga operasi militer AS yang berani dua pekanlalu yang membawanya ke Amerika Serikat untuk menghadapi tuduhan perdagangan narkoba.
Kunjungan tersebut, yang melibatkan tim kecil pejabat AS dan pertama kali dilaporkan oleh The New York Times. Langkah itu dimaksudkan untuk meletakkan dasar bagi kerja sama tambahan antara pemerintahan Trump dan para pemimpin baru Venezuela, kata pejabat itu.

1 month ago
16

















































