DKP Kaltim Luncurkan Tiga Strategi Hilirisasi Perikanan Demi Dongkrak Ekspor

1 week ago 24

DKP Kaltim: Tiga strategi perkuat hilirisasi perikanan.

REPUBLIKA.CO.ID, SAMARINDA, – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Timur memaparkan tiga strategi utama hilirisasi perikanan untuk mendongkrak nilai tambah produk lokal. Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat perekonomian daerah secara berkelanjutan.

Kepala DKP Kaltim Irhan Hukmaidy di Samarinda, Kamis, menyatakan komitmennya untuk menjalankan hilirisasi secara terintegrasi dari hulu hingga hilir. Tujuannya agar komoditas perikanan daerah memiliki daya saing tinggi di pasar global.

Penguatan Hulu dan Kampung Budidaya

Strategi pertama yang ditempuh adalah penguatan dari sektor hulu. Pemerintah daerah menerapkan standarisasi Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) untuk menjaga konsistensi pasokan bahan baku.

Selaras dengan hal itu, dikembangkan pula kawasan Kampung Budidaya berbasis komoditas spesifik. Contohnya, budidaya kerapu di Kabupaten Berau, nila dan patin di Kutai Kartanegara, serta patin di Penajam Paser Utara.

Pembinaan Teknis dan Sertifikasi UMKM

Strategi kedua berfokus pada pembinaan teknis secara berkala. Langkah ini mendorong Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) untuk naik level menggunakan sistem semi-intensif maupun teknologi modern yang lebih produktif.

DKP Kaltim juga aktif memfasilitasi penerbitan Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP). Sertifikasi ini membantu produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal agar mampu menembus jaringan ritel modern hingga pasar ekspor.

Akselerasi Infrastruktur dan Komoditas Unggulan

Pada strategi ketiga, akselerasi infrastruktur dan logistik dioptimalkan. Penyediaan fasilitas rantai dingin (cold chain) berupa pabrik es serta ruang penyimpanan beku (cold storage) dilakukan untuk menjaga kesegaran mutu produk.

Di sisi komoditas unggulan, udang windu organik saat ini menjadi primadona ekspor andalan Kaltim. Metode budi dayanya yang sepenuhnya alami sangat diminati oleh konsumen internasional. Untuk mengantisipasi serangan penyakit, DKP Kaltim membentuk tim monitoring khusus yang melibatkan sinergi dari beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Irhan menambahkan, dukungan permodalan juga disalurkan secara berkala dalam bentuk bantuan benih berkualitas kepada kelompok tani. Upaya pemulihan juga menyasar sektor rumput laut yang sempat turun produksinya dengan menjalin kerja sama pembibitan bersama Universitas Mulawarman serta mendatangkan varietas bibit unggul dari Takalar, Sulawesi Selatan.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|