REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden AS Donald Trump memberi sinyal akan segera mengakhiri perang dengan Iran. Ia mengatakan perang akan segera berakhir itu kepada stasiun televisi Fox News.
“Saya pikir ini hampir berakhir, ya,” katanya dalam cuplikan wawancara yang ditayangkan oleh stasiun televisi AS tersebut.
“Maksud saya, saya melihatnya sudah sangat dekat dengan akhir,” tambahnya.
Pernyataan Trump disampaikan setelah sebelumnya Amerika memblokade Selat Hormuz menyusul gagalnya perundingan pertama di Islamabad Pakistan.
AS mengancam akan menenggelamkan kapal yang berlabuh di Pelabuhan Iran.
Sesumbar ancaman Trump itu bukanlah kali pertama. Presiden AS itu bahkan pernah akan melenyapkan peradaban di Iran, meskipun pernyataan itu tidak pernah terbukti.
Perundingan dilanjutkan
Dalam kesempatan terpisah, Donald Trump mengatakan bahwa perundingan perdamaian AS-Iran dapat dilanjutkan di Islamabad dalam dua hari ke depan. Ia memuji kerja kepala militer Pakistan sebagai mediator.
Presiden AS berbicara pada Selasa kepada seorang reporter New York Post yang telah pergi ke Islamabad untuk putaran pertama perundingan gencatan senjata pada akhir pekan.
Setelah wawancara yang membahas prospek negosiasi, reporter tersebut mengatakan presiden telah menghubunginya kembali dengan informasi terbaru.
“Anda sebaiknya tetap di sana, sungguh, karena sesuatu bisa terjadi dalam dua hari ke depan, dan kami lebih cenderung untuk pergi ke sana,” kata Trump.
Ia menambahkan bahwa kepala angkatan darat Pakistan, Marsekal Lapangan Asim Munir, melakukan pekerjaan hebat dalam mengatur pembicaraan tersebut.
“Dia fantastis, dan karena itu kemungkinan besar kita akan kembali ke sana,” kata Trump.

2 hours ago
1
















































