FIFA Sebar Basecamp Piala Dunia ke Puluhan Kota Baru

2 hours ago 1

Jumali

Jumali Selasa, 26 Mei 2026 23:57 WIB

FIFA Sebar Basecamp Piala Dunia ke Puluhan Kota Baru

Trofi Piala Dunia - ist/FIFA

Harianjogja.com, JOGJA—FIFA resmi menetapkan 48 lokasi Team Base Camp untuk seluruh peserta Piala Dunia 2026, langkah penting yang langsung membawa dampak besar bagi puluhan kota di Amerika Utara. Turnamen terbesar dalam sejarah sepak bola itu akan digelar di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Penetapan basecamp ini menjadi perhatian karena tidak hanya menyangkut persiapan tim nasional, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi wilayah nonpenyelenggara pertandingan. Sebanyak 25 komunitas di luar kota stadion dipastikan ikut merasakan atmosfer Piala Dunia berkat kehadiran pemain, staf tim, media internasional, hingga ribuan suporter.

Amerika Serikat menjadi wilayah dengan jumlah basecamp terbanyak. Sebanyak 39 tim nasional akan bermarkas di berbagai kota di AS selama fase grup berlangsung. Sementara itu, tujuh tim memilih lokasi di Meksiko dan dua tim lainnya akan tinggal di Kanada.

Kepala Operasional Piala Dunia FIFA 2026, Heimo Schirgi, menjelaskan bahwa proses penentuan lokasi ini berlangsung panjang sejak 2024 dan terus disempurnakan sepanjang 2025 sebelum diputuskan usai pengundian grup pada Desember 2025.

Menurut Schirgi, pemilihan lokasi mempertimbangkan kedekatan dengan venue pertandingan agar perjalanan tim lebih efisien dan kondisi pemain tetap terjaga di tengah jadwal padat turnamen.

“Di sanalah tim-tim menetap, berlatih, dan memulihkan diri, serta merasakan ritme harian turnamen. Menyelesaikan daftar lokasi kamp pelatihan ini sangat menggembirakan karena skalanya yang belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Heimo Schirgi dalam keterangan resmi FIFA yang dirilis Senin (25/5/2026).

Dampak ekonomi menjadi salah satu alasan utama penempatan basecamp di luar kota stadion utama. Kehadiran tim nasional diperkirakan akan meningkatkan okupansi hotel, kunjungan restoran, hingga aktivitas bisnis lokal di wilayah sekitar.

Di Meksiko, tujuh tim akan menempati berbagai lokasi latihan, termasuk tim tuan rumah Meksiko bersama Kolombia, Iran, Korea Selatan, Afrika Selatan, Tunisia, dan Uruguay. Kota-kota seperti Cancun, Pachuca, dan Tijuana menjadi pusat aktivitas mereka selama turnamen.

Sementara di Kanada, dua tim yakni Kanada dan Panama akan bermarkas di New Tecumseth. Kota tersebut diprediksi ikut menjadi perhatian dunia selama turnamen berlangsung.

Sebagian besar peserta lainnya memilih Amerika Serikat sebagai lokasi persiapan. Kota-kota seperti Austin, Charlotte, Nashville, San Diego, Tampa, hingga Alexandria akan menjadi tempat tinggal sementara bagi para pemain dan staf dari berbagai negara.

FIFA memastikan seluruh fasilitas yang dipilih telah memenuhi standar internasional untuk kebutuhan tim elite dunia. Fasilitas itu mencakup lapangan latihan, ruang pemulihan, pusat medis, hingga akomodasi premium untuk pemain dan ofisial.

Penentuan basecamp juga menjadi bagian penting dalam strategi logistik Piala Dunia 2026 yang melibatkan 48 negara peserta dan 16 kota penyelenggara pertandingan. Dengan jarak antarkota yang sangat jauh, FIFA ingin meminimalkan perjalanan agar kondisi pemain tetap optimal sepanjang turnamen.

Bagi para suporter, keberadaan basecamp ini membuka peluang lebih dekat dengan tim favorit mereka. Banyak penggemar diperkirakan akan mendatangi kota-kota latihan untuk menyaksikan sesi latihan hingga berburu interaksi langsung dengan pemain idola.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|