
Trofi Piala Dunia - ist/FIFA
Harianjogja.com, JOGJA—Persaingan sengit fase grup Piala Dunia 2026 semakin memanas setelah rangkaian laga di Grup D, E, dan F resmi berakhir pada Jumat (WIB). Amerika Serikat, Jerman, dan Belanda sukses mengamankan status juara grup meski tidak semuanya menutup fase ini dengan hasil sempurna.
Di Grup D, tuan rumah Amerika Serikat tetap keluar sebagai pemuncak klasemen meski harus menelan kekalahan dramatis 2-3 dari Turki di Stadion SoFi, California. Hasil tersebut tidak menggoyahkan posisi mereka yang mengoleksi enam poin dari tiga pertandingan.
Australia memastikan diri sebagai runner-up Grup D setelah bermain imbang 0-0 melawan Paraguay. Kedua tim sama-sama mengoleksi empat poin, namun Australia unggul selisih gol. Paraguay sendiri masih memiliki peluang lolos ke babak 32 besar melalui jalur peringkat ketiga terbaik, sementara Turki harus puas tersingkir meski menutup fase grup dengan kemenangan.
Situasi serupa terjadi di Grup E. Jerman tetap kokoh di puncak klasemen meski kalah tipis 1-2 dari Ekuador di laga terakhir. Der Panzer mengamankan posisi juara grup berkat dua kemenangan sebelumnya yang membuat mereka mengoleksi enam poin.
Pantai Gading tampil impresif dengan kemenangan 2-0 atas Curacao, sekaligus mengunci posisi runner-up Grup E dengan raihan poin yang sama dengan Jerman. Namun, Jerman unggul head-to-head sehingga tetap berada di puncak. Ekuador finis di posisi ketiga dan berpeluang lolos ke fase gugur sebagai salah satu tim terbaik di peringkat tersebut.
Sementara itu, Grup F menjadi panggung dominasi Belanda. Tim Oranye menutup fase grup dengan kemenangan meyakinkan 3-1 atas Tunisia di Kansas City. Hasil ini memastikan Belanda menjadi juara grup dengan koleksi tujuh poin tanpa terkalahkan.
Jepang dan Swedia juga berhasil melangkah ke babak 32 besar setelah bermain imbang 1-1 di laga terakhir. Jepang finis sebagai runner-up berkat keunggulan selisih gol, meski memiliki poin yang sama dengan Swedia.
Dengan berakhirnya fase grup ini, peta persaingan menuju babak 32 besar semakin jelas. Sejumlah tim besar menunjukkan konsistensi, sementara tim lain masih harus menunggu nasib melalui jalur peringkat ketiga terbaik.
Klasemen akhir menunjukkan persaingan yang ketat di setiap grup, sekaligus menegaskan bahwa Piala Dunia 2026 menghadirkan kejutan dan drama sejak fase awal turnamen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































