Indonesia Rencanakan Ekspor Pupuk Urea ke Empat Negara

3 hours ago 3

Indonesia berencana mengekspor pupuk urea ke India, Filipina, Brasil, dan Australia di tengah gangguan rantai pasokan global.

Indonesia menargetkan ekspor pupuk urea ke empat negara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Indonesia tengah menjajaki rencana ekspor pupuk urea ke empat negara, yaitu India, Filipina, Brasil, dan Australia, di tengah gangguan rantai pasokan global akibat penutupan Selat Hormuz. Informasi ini disampaikan oleh Wakil Menteri Pertanian Sudaryono pada Rabu setelah bertemu dengan Duta Besar Australia untuk Indonesia Roderick Brazier.

Sudaryono menjelaskan bahwa sekitar sepertiga distribusi pupuk global melewati Selat Hormuz. Gangguan di kawasan ini telah berdampak besar pada pasokan global dan menyebabkan lonjakan harga yang tajam. Harga pupuk urea yang sebelumnya berkisar antara US$600 hingga US$700 per ton kini melonjak mendekati US$900 per ton.

Peningkatan harga ini diyakini didorong oleh pasokan yang terbatas dan permintaan yang meningkat di negara-negara yang terdampak oleh gangguan maritim. Indonesia memiliki posisi strategis karena mampu memproduksi urea secara mandiri berdasarkan gas alam domestik, yang merupakan bahan baku utama industri ini.

Sudaryono menambahkan bahwa kapasitas produksi pupuk urea nasional mencapai 14,5 juta ton, sementara permintaan masih di bawah kapasitas tersebut. Pemerintah memperkirakan kelebihan sekitar 1,5 juta ton urea pada tahun 2026 yang dapat dialokasikan untuk ekspor setelah kebutuhan domestik terpenuhi.

Namun, wakil menteri menekankan bahwa kebijakan ekspor hanya akan dilaksanakan jika kebutuhan petani dalam negeri sudah sepenuhnya terpenuhi. Pemerintah menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah ketahanan pangan nasional, terutama dalam mengantisipasi dampak gejolak geopolitik dan potensi kekeringan akibat El Niño.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|