Jelang Lebaran, Pertamina Tambah Suplai 9 Juta Gas Melon untuk Wilayah Jateng-DIY

2 hours ago 1

Pekerja bersiap mengantarkan gas elpiji 3 kg bersubsidi.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan 9 juta tabung gas tiga kilogram untuk masa libur Lebaran 2026. Selain di Jawa Tengah (Jateng), tambahan suplai tersebut turut disalurkan ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 

Total tambahan pasokan elipiji tiga kilogram yang disalurkan PT Pertamina Patra Niaga Regional JBT berjumlah 9.047.530 tabung. Sebanyak 8.225.930 tabung dialokasikan untuk wilayah Jateng. Sedangkan 821.600 tabung sisanya didistribusikan ke wilayah DIY. 

Total konsumsi gas melon normal di Jateng dan DIY mencapai 37.742.120 tabung. Artinya tambahan pasokan sebanyak 9 juta tabung setara sekitar 24 persen dari konsumsi normal.

"Kami memastikan tambahan pasokan LPG 3 kilogram ini dapat menjaga keandalan stok di lapangan, terutama di tingkat pangkalan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan LPG 3 kilogram selama Ramadan hingga Lebaran," ungkap Area Manager Communication, Relations & Corporate Social Responsibility (CSR) Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Taufiq Kurniawan, dalam keterangannya, Ahad (15/3/2026). 

Penyaluran tambahan 9 juta tabung elpiji tiga kilogram dilakukan secara bertahap mengikuti tren peningkatan konsumsi masyarakat. Dari total 9 juta tabung, sebanyak 5,9 juta tabung di antaranya termasuk penyaluran fakultatif  sementara 3,1 juta tabung sisanya adalah extra dropping. 

Penyaluran fakultatif merupakan distribusi pengganti yang dilakukan saat hari libur nasional. Sementara extra dropping adalah tambahan pasokan yang disalurkan berdampingan dengan distribusi reguler untuk memperkuat ketersediaan stok di lapangan, terutama pada periode peningkatan konsumsi masyarakat.

Adapun detail penyaluran fakultatif elpiji tiga kilogram di wilayah Jateng dan DIY yakni: 1.181.680 tabung pada 17 Februari 2026; 1.573.600 tabung pada 19 Maret 2026; 1.573.600 tabung pada 21 Maret 2026; dan 1.573.600 tabung pada 3 April 2026. 

"Kami mengimbau masyarakat agar melakukan pembelian LPG tiga kilogram di pangkalan resmi Pertamina. Selain stoknya terjamin, harganya juga dipastikan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, yakni paling tinggi di harga eceran tertinggi (HET) Rp18.000," kata Taufiq Kurniawan. 

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|