Kaki Menekuk Saat Tidur? Pakar Ungkap Kaitannya dengan Kondisi Tubuh

3 hours ago 5

Ilustrasi tidur. Banyak orang sering terbangun di tengah malam dan menyadari tubuh mereka berada dalam posisi yang tidak biasa yaitu telentang dengan satu telapak kaki menempel erat pada betis kaki lainnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Banyak orang sering terbangun di tengah malam dan menyadari tubuh mereka berada dalam posisi yang tidak biasa yaitu telentang dengan satu telapak kaki menempel erat pada betis kaki lainnya. Dalam dunia medis dan psikologi somatik, posisi unik ini dikenal dengan sebutan posisi flamingo.

Belakangan, tren di media sosial seperti TikTok mulai ramai membicarakan posisi ini dengan klaim yang cukup mengkhawatirkan, mulai dari tanda stres berat hingga masalah pada area pinggul. Namun, para ahli memiliki pandangan yang jauh lebih mendalam dan menenangkan mengenai fenomena ini.

Keinginan tubuh untuk menekuk kaki menyerupai burung flamingo ini sebenarnya bukan sekadar kebetulan, melainkan bisa menjadi sinyal halus tentang kondisi fisik dan saraf seseorang. Laura Nolan, seorang psikoterapis yang berspesialisasi dalam terapi somatik, menjelaskan bahwa posisi tidur ini sangat umum ditemukan pada individu dengan kondisi hypermobility.

Kondisi ini terjadi ketika persendian memiliki rentang gerak yang melebihi batas normal atau sangat lentur. Bagi mereka, posisi tidur konvensional sering kali terasa kurang menopang, sehingga tubuh secara otomatis mencari posisi yang mampu "mengunci" sendi agar terasa lebih stabil.

"Hypermobility sering kali memiliki kaitan erat dengan neurodivergensi. Banyak orang dewasa neurodivergen yang bekerja dengan saya melaporkan tidur dengan cara yang tidak konvensional, termasuk postur flamingo serta tangan yang mengepal atau posisi T-Rex hands," ujar dikutip dari laman Huffington Post pada Ahad (22/3/2026).

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|