Karyawan Burger King Arianna Hamilton. Hamilton dipecat setelah mengucapkan Free Palestine kepada konsumen keturunan Israel-Amerika Rami Feinstein.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Interaksi antara karyawan dan pelanggan restoran cepat saji Burger King di Breinigsville, Pennsylvania, Amerika Serikat, menjadi perbincangan. Peristiwa ini melibatkan seorang musisi keturunan Israel-Amerika, Rami Feinstein, dan seorang karyawan bernama Arianna Hamilton.
Dilansir laman Roya News pada Kamis (6/8/2026), dikabarkan bahwa saat memesan makanan, Hamilton memperhatikan kalung Bintang Daud yang dikenakan Feinstein dan menanyakan asal daerahnya. Setelah Feinstein menjawab berasal dari Israel, Hamilton mengucapkan kalimat "Free Palestine". Feinstein merekam kejadian tersebut, meminta pengembalian uang (refund), dan meninggalkan restoran sebelum mengunggah videonya ke internet.
Menanggapi video yang viral, manajemen pusat Burger King menyampaikan permohonan maaf resmi dan menegaskan posisi mereka terhadap diskriminasi.
"Kami sangat menyesal mendengar pengalaman yang Anda alami. Burger King adalah tempat di mana semua orang harus merasa disambut, dihormati, dan bebas dari diskriminasi. Kami tidak menoleransi antisemitisme, kebencian, atau bentuk diskriminasi apa pun. Kami sedang bekerja sama dengan pemilik waralaba yang mengoperasikan restoran ini untuk menangani situasi tersebut," tulis pernyataan resmi Burger King.
Buntut dari kejadian ini, Hamilton dipecat atas tuduhan melakukan tindakan diskriminatif. Meski demikian, keputusan tersebut memicu pro dan konten di media sosial. Banyak warganet menyampaikan dukungan kepada Hamilton melalui komentar seperti "Let's all support Ariana", "We love you, Arianna", dan pesan solidaritas lainnya.

1 hour ago
5















































