Tiga unit bronto skylift dikerahkan untuk padamkan api di Abdul Muis..
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, –
Kebakaran hebat melanda gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis pada Jumat (7/8) malam. Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta langsung mengerahkan tiga unit bronto skylift untuk menjinakkan si jago merah yang berkobar sejak pukul 21.00 WIB.
Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu Meghantara, mengatakan pengerahan armada khusus tersebut sangat krusial. "Hari ini kita kerahkan 3 unit bronto (skylift) ya, 3 unit bronto untuk membantu untuk proses pemadaman," ujarnya di lokasi kejadian, Sabtu dini hari.
Bronto skylift merupakan kendaraan truk pemadam kebakaran yang dilengkapi dengan tangga hidrolik. Alat ini memungkinkan petugas menjangkau titik api di ketinggian ekstrem dan mencegah perambatan ke area lain.
Tantangan Angin Kencang
Bayu menjelaskan bahwa api melalap area yang cukup luas secara vertikal. "Yang pasti yang terbakar itu dari mulai lantai 11 sampai dengan lantai 16," lanjut dia. Kehadiran tiga unit bronto skylift ini difokuskan untuk mencegah api merambat ke lantai-lantai lainnya di gedung tersebut.
Upaya pemadaman tidak berjalan mudah. Bayu menyebutkan kencangnya hembusan angin menjadi salah satu tantangan terbesar di lapangan. "Karena angin tadi terasa kan begitu ya, agak sedikit-sedikit kencang. Itu yang menjadi pemicu kembali timbulnya kebakaran," ucapnya.
Untuk memperkuat operasi pemadaman, pihaknya mengerahkan total 185 personel ke lokasi kejadian. Petugas mulai berupaya memadamkan api secara intensif sejak pukul 21.41 WIB. Hingga berita ini dibuat, rincian terkait penyebab pasti kebakaran dan jumlah korban masih dalam proses pendalaman lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

6 days ago
24













































