Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Jawa Barat menyeleksi 130 calon petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) Arab Saudi 1448 Hijriah atau tahun 2027, Sabtu (5/9/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Jawa Barat menyeleksi 130 calon petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) Arab Saudi 1448 Hijriah atau tahun 2027, Sabtu (5/9/2026). Seleksi dilakukan menggunakan Computer Assisted Test (CAT) bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jawa Barat di Jalan Surapati, Kota Bandung.
Kepala Perwakilan Kemenhaj Jawa Barat Boy Hary Novian mengatakan Kemenhaj di seluruh Indonesia termasuk di Jawa Barat serentak melaksanakan seleksi PPIH Arab Saudi dan seleksi pembimbing ibadah kloter. Ia mengatakan bekerja sama dengan BKN untuk penyelenggaraan tes.
"Di Jawa Barat ini, kami ada 133 orang peserta yang mengikuti ujian hari ini. Kami mengadakan ujian bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara, BKN Kanreg III Bandung," ucap dia ditemui di lokasi tes, Sabtu (5/9/2026).
Ia mengatakan pelaksanaan tes tahun 2027 mengunakan sistem CAT BKN berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Langkah tersebut dilakukan agar seleksi lebih transparan, akuntabel, dan terbuka kepada masyarakat.
"Memang ujian ini dilakukan apa adanya, tidak ada titipan, tidak ada istilah orang dalam. Jadi semuanya langsung bisa dilihat hasilnya pada saat ini juga," kata dia.
Dengan tes CAT untuk calon PPIH Arab Saudi dan Pembimbing Ibadah Kloter, Boy berharap peserta yang terpilih merupakan yang mampu dan mau melayani jamaah serta profesional. Ia menyebut mereka yang mengikuti tes memang berniat ingin melayani jamaah.
"Dengan adanya hal seperti ini juga kita berharap bahwa para petugas itu memang dari niat mereka itu benar-benar ingin melayani jamaah," kata dia.

2 weeks ago
33
















































