Kinerja APBN DIY Maret 2026: Belanja Negara Tembus Rp4,71 Triliun

6 hours ago 3

 Belanja Negara Tembus Rp4,71 Triliun Foto ilustrasi. - Ist/Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) DIY melaporkan realisasi belanja negara di wilayah DIY hingga 31 Maret 2026 telah menyentuh angka Rp4,71 triliun. Capaian tersebut setara dengan 23,95% dari total pagu anggaran yang dialokasikan untuk tahun ini.

Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Kanwil DJPb DIY, Juli Kestijanti, merinci bahwa realisasi tersebut mencakup belanja pemerintah pusat sebesar Rp2,17 triliun (18,86%). Mayoritas serapan anggaran ini digunakan untuk belanja pegawai yang mencapai Rp1,53 triliun, disusul belanja barang Rp530,67 miliar, dan belanja modal Rp109,55 miliar.

“Untuk belanja bantuan sosial (Bansos) dari pusat, hingga periode Maret ini memang belum ada penyaluran,” ujar Juli pada Kamis (30/4/2026).

Sinergi APBN dan APBD Melalui Transfer Daerah

Dukungan APBN terhadap pembangunan di daerah juga terlihat dari performa Transfer ke Daerah (TKD) yang mencapai Rp2,53 triliun atau 31,12% dari alokasi. Juli menyebutkan bahwa pertumbuhan positif terjadi pada berbagai lini dana transfer, termasuk Dana Desa yang sudah tersalurkan sebesar Rp51,92 miliar (36,65%).

Beberapa poin penting dalam penyaluran TKD di DIY meliputi:

  • Dana Alokasi Umum (DAU): Terealisasi Rp1,65 triliun (33%).

  • Dana Transfer Khusus: Mencapai Rp672,09 miliar (35,62%).

  • Dana Keistimewaan: Telah dikucurkan sebesar Rp150 miliar (15%).

  • Dana Bagi Hasil: Terealisasi Rp11,06 miliar (9,43%).

Pendapatan Negara di DIY Capai Rp2,29 Triliun

Sektor pendapatan negara juga menunjukkan tren menggembirakan dengan capaian Rp2,29 triliun atau 21,04% dari target. Pajak Pertambahan Nilai (PPN) masih menjadi motor utama penerimaan pajak di DIY yang totalnya mencapai Rp1,33 triliun.

Selain pajak, Penerimaan Kepabeanan dan Cukai tercatat sebesar Rp193,08 miliar, di mana 98,24% di antaranya berasal dari Cukai Hasil Tembakau. Sementara itu, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) menembus Rp757,44 miliar yang didorong oleh pendapatan layanan pendidikan dan kesehatan pada Badan Layanan Umum (BLU).

Manfaat Nyata: Makan Bergizi Gratis Hingga SMA Unggul Garuda

Juli menegaskan bahwa seluruh kinerja APBN di DIY dialokasikan untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui berbagai Program Strategis Nasional (PSN). Salah satu yang menonjol adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini telah menjangkau 828.963 penerima manfaat di DIY.

“Program MBG didukung oleh 402 Satuan Pelayanan Peningkatan Gizi (SPPG) dengan melibatkan belasan ribu petugas serta ribuan penyuplai lokal,” jelasnya.

Di sektor pendidikan, DIY kini memiliki Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) dengan 275 murid, serta SMA Unggul Garuda (SMA Kemala Taruna Bhayangkara). Sekolah berbasis disiplin semimiliter ini menggunakan kurikulum International Baccalaureate dan sistem boarding school untuk mencetak generasi unggul.

Selain itu, pemberdayaan ekonomi dilakukan melalui Koperasi Merah Putih (KMP) yang diintegrasikan dengan platform Sibakul melalui dukungan Dana Keistimewaan. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat inkubasi koperasi di DIY agar lebih kompetitif di tingkat nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|