Korlantas Pastikan Rekayasa Lalin Berbasis Bangkitan Arus

5 hours ago 5

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho didampingi jajaran Polda Jawa Barat memberikan keterangan pers di rest area KM 57 Jakarta-Cikampek, pada Senin (16/3/2026) malam WIB. Turut hadir Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan, Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Faizal, dan sebagainya.

REPUBLIKA.CO.ID, MERAK — Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan rekayasa lalu lintas selama arus mudik Lebaran 2026 disusun berbasis bangkitan arus kendaraan. Pendekatan ini digunakan untuk menentukan waktu dan skema pengaturan, termasuk pemberlakuan one way di ruas tol utama.

Korlantas Polri bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan pemantauan langsung di lapangan, mulai dari jalan tol hingga kawasan Pelabuhan Merak. Langkah ini memastikan pengendalian arus berjalan terintegrasi dari hulu ke hilir.

“Kami telah melakukan sosialisasi sejak siang hari karena adanya peningkatan bangkitan arus kendaraan,” kata Agus di Pelabuhan Merak, Rabu (18/3/2026).

Ia menjelaskan rekayasa lalu lintas diterapkan secara bertahap, diawali dengan one way sepenggal dari Km 70 hingga Km 263 pada Selasa (17/3/2026). Skema tersebut kemudian ditingkatkan menjadi one way nasional dari Km 70 hingga Km 414 Kalikangkung pada Rabu (18/3/2026) siang WIB.

Pengaturan difokuskan untuk mengurai kepadatan kendaraan yang bergerak menuju Trans Jawa. Sementara itu, arus menuju wilayah Banten dan penyeberangan Merak–Bakauheni masih dalam kondisi terkendali. “Arus menuju Banten dan penyeberangan masih cukup terkendali sehingga belum diberlakukan one way ke arah tersebut,” ujarnya.

Agus menambahkan rekayasa lalu lintas menjadi bagian dari Operasi Ketupat yang mengedepankan aspek kemanusiaan. Pengaturan dilakukan tidak hanya di jalan tol, tetapi juga terhubung dengan pengelolaan di pelabuhan.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|