Ilmuwan (ilustrasi). Dua ilmuwan asal Amerika Serikat
REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Majalah Newsweek melaporkan bahwa Presiden AS Donald Trump telah memicu kekhawatiran yang semakin meningkat terkait serangkaian kematian atau kasus hilangnya para ilmuwan Amerika.
Para ilmuwan itu berhubungan dengan penelitian vital dan rahasia yang berada di garis depan kemampuan AS dan menjaga keunggulannya dalam persaingan di antara kekuatan-kekuatan besar dunia.
Dalam pernyataan yang memicu kontroversi luas, Trump menggambarkan serangkaian kematian misterius yang menimpa para peneliti tingkat tinggi di bidang pertahanan dan ilmu pengetahuan canggih sebagai masalah sangat serius.
Di mengumumkan pembukaan penyelidikan resmi untuk mengungkap detail insiden-insiden tersebut.
Meskipun Presiden—menurut analisis majalah tersebut—tidak menyajikan bukti baru atau membuktikan adanya hubungan yang pasti antara kasus-kasus ini, dia menyatakan, "Saya harap ini semua hanyalah kebetulan, tetapi kita akan mengetahui lebih banyak dalam beberapa hari ke depan."
Namun, redaksi majalah tersebut berpendapat dalam analisis beritanya bahwa pernyataan tersebut telah memperkuat narasi yang menyebar dengan cepat di internet.
Narasi mengampanyekan ada operasi misterius yang menargetkan ilmuwan Amerika terkemuka terkait dengan pertahanan dan ilmu pengetahuan canggih.

2 hours ago
1















































