Krom Bank Bidik Pertumbuhan Industri Pergadaian yang Melonjak 50 Persen

2 hours ago 3

Industri pergadaian (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) membidik peluang pertumbuhan industri pergadaian yang dalam setahun terakhir mencatat kenaikan outstanding pembiayaan lebih dari 50 persen. Prospek tersebut mendorong perseroan memperluas pembiayaan ke sektor pergadaian melalui kerja sama dengan perusahaan pergadaian swasta, Pandai Gadai.

Presiden Direktur Krom Bank Anton Hermawan mengatakan pertumbuhan industri pergadaian didorong meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pembiayaan berbasis agunan yang cepat dan fleksibel. Di sisi lain, industri juga mulai bertransformasi melalui digitalisasi layanan, penguatan tata kelola, dan peningkatan manajemen risiko.

"Dengan menggabungkan kapabilitas digital Krom Bank dan pengalaman Pandai Gadai di industri pergadaian, kami optimistis dapat menghadirkan solusi pembiayaan yang semakin relevan bagi masyarakat melalui kolaborasi dengan mitra yang memiliki kapabilitas dan tata kelola yang kuat," kata Anton dalam keterangan tertulis, Jumat (7/8/2026).

Menurut Anton, fasilitas kredit kepada Pandai Gadai menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat ekosistem jasa keuangan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan berbasis agunan.

Kerja sama tersebut juga diharapkan menjadi fondasi hubungan jangka panjang kedua perusahaan dalam mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat serta meningkatkan inklusi keuangan.

Pandai Gadai yang berdiri pada 2023 kini telah mengoperasikan lebih dari 250 cabang di Jakarta dan Jawa Barat. Perusahaan mengembangkan layanan pergadaian melalui kombinasi jaringan kantor dan layanan digital.

Komisaris Pandai Gadai Henry Hendrawan mengatakan dukungan pembiayaan dari Krom Bank akan memperkuat kapasitas perusahaan dalam memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat.

"Dukungan pembiayaan ini akan memperkuat kapasitas kami dalam menjangkau lebih banyak masyarakat melalui solusi pembiayaan berbasis agunan yang modern, tepercaya, dan inklusif," ujar Henry.

Ia menambahkan perusahaan akan terus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung pertumbuhan industri pergadaian sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan pembiayaan.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|