Laga Panas Persik vs Borneo, Emosi Kampung Halaman Menguji

1 hour ago 1

Laga Panas Persik vs Borneo, Emosi Kampung Halaman Menguji Logo BRI Super League. / Ist

Harianjogja.com, KEDIRI—Persik Kediri menghadapi situasi genting jelang laga kontra Borneo FC, Rabu (29/4/2026) sore WIB, di Stadion Brawijaya. Ancaman degradasi kini semakin nyata, sementara di kubu lawan, ambisi juara membuat pertandingan ini menjadi pertaruhan besar bagi kedua tim.

Laga ini bukan sekadar perebutan poin, tetapi juga membawa beban emosional yang tak ringan, terutama bagi dua pemain Borneo FC yang memiliki ikatan kuat dengan Kediri. Tekanan mental dipastikan memuncak di tengah atmosfer stadion yang sarat kepentingan berbeda.

Persik Kediri saat ini masih berada dalam bayang-bayang zona degradasi. Satu hasil buruk bisa memperparah posisi mereka di klasemen. Trauma kekalahan dari Borneo FC pada pertemuan terakhir di kandang juga masih membekas, mempertebal tekanan bagi skuad Macan Putih.

Di sisi lain, Borneo FC datang dengan misi besar. Tim berjuluk Pesut Etam itu tengah bersaing ketat di papan atas bersama Persib Bandung. Kemenangan menjadi target mutlak demi menjaga peluang meraih gelar juara musim ini.

Sorotan utama tertuju pada sosok Nadeo Argawinata. Kiper sekaligus kapten Borneo FC itu merupakan putra asli Kediri yang memulai karier profesionalnya bersama Persik. Kini, ia justru berada di posisi harus menggagalkan setiap peluang gol dari tim yang pernah membesarkannya.

Situasi serupa juga dialami Muhammad Khanafi. Striker asal Kediri itu harus mengesampingkan kedekatan emosional jika diberi kesempatan bermain. Sementara itu, Gavin Kwan Adsit yang kini membela Persik dengan status pinjaman dari Borneo, belum banyak berkontribusi akibat cedera.

Di lapangan, duel lini tengah diprediksi berlangsung sengit. Imanol Garcia dan Telmo Castanheira akan berupaya meredam pergerakan Kei Hirose yang menjadi motor permainan Borneo FC. Pertarungan ini berpotensi menentukan arah permainan sejak awal laga.

Dari sektor depan, Mariano Peralta yang telah mengoleksi 15 gol berambisi menambah catatan, sementara Jose Enrique dengan 10 gol dituntut tampil lebih tajam. Ancaman lain datang dari Ikhsanul Zikrak yang dikenal sebagai supersub berbahaya dan pernah menjadi penentu kemenangan Borneo di Kediri.

Persik juga memiliki harapan pada Rendy Sanjaya yang tengah dalam performa impresif. Pergerakannya diharapkan mampu meredam kecepatan M. Sihran di sisi sayap.


Prakiraan Susunan Pemain

Persik Kediri (4-3-3): Leo Navacchio (kiper), Vava Mario Yagalo, M. Firly, Kiko Carneiro, Rendy Sanjaya (B), Imanol Garcia, Telmo Castanheira, Jon Toral (T), Ernesto Gomez, Jose Enrique, Adrian Luna (D).

Pelatih: Marcos Reina (Spanyol).

Borneo FC (4-3-3) - Nadeo Argawinata (kiper), Caxambu, Christophe Nduwarugira, Komang Teguh, Alfharezzi Buffon (B), Rivaldo Pakpahan, Kei Hirose, Marcos Astina (T), Mariano Peralta, Koldo Obieta, Kaio Nunez (D).

Pelatih: Fabio Lefundes (Brasil).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|