Langkah BYD Indonesia Bangun Ekosistem Kendaraan Energi Baru Bersama Beyond Community

4 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG — Sederet bangku berwarna transparan tersusun di depan panggung utama booth BYD Indonesia di Hall 10B ICE BSD City, Tangerang. Puluhan orang berkemeja biru dongker bertuliskan Beyond Community di sisi dada dan punggung memenuhi bangku yang tersedia. Sebagian lainnya berada di atas panggung sebagai pembicara.

Tak hanya mereka yang berada di sana. Sosok Public Relations Manager BYD Indonesia Nathasya Natalia juga tampak hadir dan ikut memberikan sambutan. Ada juga Head of PR & Government Relation BYD Indonesia Luther Panjaitan.

Suasana itu hadir dalam acara BYD Beyond Family Celebration pada Sabtu (8/8/2026). Beyond, komunitas pengguna BYD terbesar di Tanah Air, merayakan dua tahun perjalanan M6 dan satu tahun Atto 1 di Indonesia dalam ajang GIIAS 2026. Perayaan itu sekaligus menjadi momentum peluncuran aplikasi khusus untuk anggota Beyond Community.

"Hari ini, BYD sudah membukukan penjualan lebih dari 92 ribu unit sejak diluncurkan di tahun 2024. Ini merupakan pencapaian bapak ibu, EV maker pertama yang mampu mencapai figur atau skala tersebut. Juga melihat pertumbuhan jumlah anggota atau komunitas yang menjadi bagian dari perjalanan transisi energi, khususnya melalui penggunaan kendaraan energi baru," kata Nathasya dalam sambutannya di atas panggung.

Para pengurus inti Beyond Community juga bergantian memberikan sambutan. Mulai dari perkembangan member sampai penjelasan tentang aplikasi khusus untuk anggota Beyond Community yang diluncurkan dalam acara ini. Aplikasi ini memberikan banyak kemudahan bagi anggota. Yang paling menarik adalah fitur SOS yang bisa membroadcast kondisi darurat ke member Beyond Community di sekitar lokasi kejadian.

Layaknya perayaan khas Indonesia, ada momen pemotongan tumpeng. Para pengurus Beyond Community bersama Luther melaksanakan prosesi potong tumpeng ini sebagai wujud syukuran dua tahun perjalanan M6 dan setahun BYD Atto 1.

Namun, perayaan tersebut bukan hanya tentang usia dua produk BYD. Di balik acara itu, ada cerita mengenai bagaimana sebuah komunitas pelanggan tumbuh secara organik dan kemudian menjadi mitra bagi prinsipal, terutama dalam menyampaikan pengalaman pengguna, membantu penyelesaian persoalan, hingga ikut memperkenalkan teknologi kendaraan energi baru kepada masyarakat Indonesia.

Dari pemilik menjadi mitra prinsipal

Beyond Community pada awalnya terbentuk dari orang-orang yang sama-sama melakukan pemesanan kendaraan BYD sebelum menerima unit. Komunikasi yang semula terjadi di antara calon pengguna itu kemudian berkembang semakin intens setelah kendaraan berada di tangan mereka.

"Sebenarnya kami para penunggu SPK. Saya sendiri saja SPK-nya di bulan Februari, terimanya di bulan Juli. Kemudian karena kami punya Whatsapp Grup-nya, kami nunggu bersama, akhirnya kami punya komunitasnya. Komunitasnya itu terbentuk di bulan Agustus 2024," kata Adistya Prameswari Permana Sekretaris Beyond Community Indonesia saat berbincang dengan Republika, selepas acara.

Beyond Community kini telah berkembang menjadi wadah bagi 3.108 anggota resmi pengguna mobil BYD per 8 Agustus. Karena banyaknya member, komunikasi tidak bisa hanya berlangsung dalam satu grup besar, sehingga dibagi berdasarkan model kendaraan. Sebab, jumlah anggota yang semakin banyak dan tak bisa ditampung dalam satu WhatsApp Grup. Namun setiap pengurus inti Beyond Community tetap memantau masing-masing WAG tersebut.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|