Lebaran Besok, Muhammadiyah Siapkan 1.374 Lokasi Sholat Idul Fitri di DIY

2 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA – Sebanyak 1.374 lokasi sholat Idul Fitri disiapkan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk mengakomodasi jamaah pada pelaksanaan sholat Ied 1447 Hijriah yang akan digelar Jumat (20/3/2026). Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan Idul Fitri jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026 yang mengacu pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Dengan penetapan tersebut, pelaksanaan sholat Ied di lingkungan Muhammadiyah dipastikan berlangsung serentak besok.

Sebagai tindaklanjut penetapan itu, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY telah menyiapkan ribuan titik untuk lokasi salat Idul Fitri atau sholat ied yang tersebar di lima kabupaten/kota se-DIY. "PWM DIY bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) telah menyiapkan 1.374 lokasi yang tersebar di seluruh penjuru kabupaten dan kota di wilayah DIY," kata Sekretaris PWM DIY, Arif Jamali, Kamis (19/3/2026).

Arif menyampaikan, ribuan titik tersebut merupakan hasil koordinasi antara PWM DIY dengan seluruh struktur organisasi di bawahnya. Ribuan lokasi tersebut tersebar merata di seluruh DIY, dengan rincian, Kabupaten Gunungkidul sebanyak 378 lokasi, Kabupaten Sleman 303 lokasi, Kabupaten Bantul 276 lokasi, Kota Yogyakarta 236 lokasi, serta Kabupaten Kulonprogo 181 lokasi.

Tingginya jumlah lokasi ini menjadi upaya Muhammadiyah DIY dalam memastikan jemaah dapat melaksanakan salat Id dengan nyaman tanpa penumpukan berlebih di satu titik. Sejumlah kawasan bahkan memiliki konsentrasi tinggi, seperti Semin dan Karangmojo di Gunungkidul dengan masing-masing 67 lokasi, Ngaglik di Sleman 53 lokasi, serta Umbulharjo di Kota Yogyakarta 62 lokasi.

Di Kota Yogyakarta, sejumlah titik ikonik kembali digunakan sebagai lokasi sholat Ied, di antaranya Kagungan Ndalem Alun-alun Kidul, Lapangan Sewandanan Pakualaman, Lapangan Karang Kotagede, Lapangan Mancasan, halaman Pendopo Agung Taman Siswa, hingga Lapangan Parkir Ngabean.

Selain kesiapan jumlah lokasi, Muhammadiyah DIY juga menekankan pentingnya pelaksanaan ibadah yang ramah lingkungan. Komitmen zero waste kembali digaungkan dan diharapkan dapat memperkuat kesadaran jamaah untuk menjaga kebersihan serta mengurangi penggunaan sampah plastik selama pelaksanaan sholat Ied.

"Zero waste Ied sebagai bentuk dakwah lingkungan (ekoteologi) agar ibadah lebih khusyuk, bermakna, dan diridhai Allah SWT,” ujarnya.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|