Sabtu 25 Apr 2026 23:58 WIB
Embarkasi YIA mengusung konsep berbasis hotel dan perdana satu-satunya di Indonesia.

Foto: Republika/ Wulan Intandari
Putri sulung Keraton Yogyakarta, GKR Mangkubumi menyampaikan soal beroperasionalnya embarkasi haji YIA.
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Di balik terlaksananya embarkasi haji perdana di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Selasa (21/4/2026), malam, tersimpan proses panjang yang melibatkan upaya serius pemerintah daerah selama bertahun-tahun. Embarkasi ini bukan hadir secara instan, melainkan hasil perjuangan lintas sektor untuk mewujudkan agar Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki embarkasi haji sendiri.
Putri sulung Keraton Yogyakarta, GKR Mangkubumi mengungkapkan, realisasi embarkasi YIA merupakan buah dari ikhtiar yang telah dilakukan selama kurang lebih lima tahun terakhir bersama pemerintah daerah. "Embarkasi yang pertama ini dari Jogja dan kami juga bersama dengan pemda sudah 5 tahun kita mencoba untuk punya embarkasi dari Jogja. Dan alhamdulillah malam hari ini bisa terwujud dan dari kementerian kemudian dari kanwil haji menerima masukan dari kami untuk mencoba jamaah ini berbasis pada hotel," katanya saat dijumpai di Hotel Ibis seusai pelepasan jamaah haji, Selasa (21/4/2026), malam.
Menariknya, embarkasi haji YIA ini mengusung konsep berbasis hotel dan perdana satu-satunya di Indonesia. Berbeda dengan embarkasi lain yang menggunakan asrama haji, model ini memanfaatkan fasilitas hotel di sekitar bandara sebagai tempat transit jamaah sebelum keberangkatan. Skema ini dinilai sebagai solusi inovatif di tengah keterbatasan pembangunan asrama haji, sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan sektor perhotelan.
GKR Mangkubumi menyampaikan harapannya agar embarkasi YIA dapat terus digunakan pada tahun-tahun mendatang. "Karena kita juga di YIA ini sudah banyak sekali hotel bagaimana bisa bekerjasama bisa bermitra dengan mereka. Jadi kami cukup lega tapi juga deg-degan mudah-mudahan selama satu bulan ini, beberapa kloter ini, bisa berjalan dengan baik, lancar dan kita ingin embarkasi terus ada di Jogja,” ujarnya.
Tahun ini, Embarkasi YIA akan melayani sebanyak 9.320 jamaah dalam 26 kelompok terbang (kloter), terdiri dari 3.828 jamaah asal DIY dan 5.492 jamaah dari Jawa Tengah bagian selatan.

3 hours ago
1
















































