Lion Parcel Sebut Paket di Bawah 300 Gram Kian Mendominasi Belanja Online

4 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tren belanja daring mendorong peningkatan pengiriman paket berbobot ringan di Indonesia. Berbagai produk kebutuhan sehari-hari, mulai dari fesyen, produk perawatan diri, perlengkapan gawai, hingga dokumen, kini semakin banyak dikirim dengan bobot di bawah 300 gram seiring perubahan pola konsumsi masyarakat yang mengutamakan kepraktisan.

Chief Marketing Officer Lion Parcel Kenny Kwanto mengatakan meningkatnya pengiriman paket ringan turut mengubah kebutuhan layanan logistik. Menurut dia, tidak sedikit pelanggan mengeluhkan biaya pengiriman yang masih mengacu pada tarif minimum satu kilogram meski barang yang dikirim memiliki bobot jauh lebih ringan.

"Pengiriman paket ringan meningkat, namun banyak pelanggan mengeluh karena bayar ongkirnya tetap untuk 1 kilogram yang dirasa kurang efisien, bahkan beberapa pelanggan menyebutnya 'bayar angin'. Melihat kebutuhan tersebut, Lion Parcel menghadirkan layanan baru bernama MINIPACK khusus untuk pengiriman paket ringan di bawah 300 gram," ujar Kenny dalam keterangannya.

Data internal Lion Parcel menunjukkan sejumlah kategori barang yang paling sering dikirim masyarakat memiliki berat di bawah 300 gram. Di antaranya dokumen, buku saku, hijab, kaus kaki, aksesori seperti kalung dan gelang, hingga berbagai produk perawatan diri seperti serum, tabir surya, dan lipstik.

Selain itu, perlengkapan gawai seperti pengisi daya, kabel data, baterai, pelindung ponsel, dan jam tangan juga termasuk kategori paket ringan yang banyak dibeli melalui platform belanja daring.

Kenny mengatakan semakin banyak masyarakat yang memahami karakteristik barang yang dikirim akan membantu mereka memilih layanan logistik yang lebih sesuai dengan kebutuhan.

"Kami ingin masyarakat semakin sadar bahwa banyak produk yang dibeli sehari-hari sebenarnya masuk kategori paket ringan. Dengan memilih layanan yang sesuai seperti MINIPACK, pelanggan bisa menikmati ongkos kirim yang lebih efisien," katanya.

Sebagai contoh, kata Kenny, pengiriman paket ringan rute Jakarta-Makassar melalui layanan tersebut dikenakan tarif Rp23 ribu atau sekitar separuh dari tarif reguler sebesar Rp46 ribu per kilogram. Sementara pengiriman Jakarta-Medan dikenakan tarif Rp18 ribu, lebih rendah dibanding tarif reguler Rp36 ribu per kilogram.

Menurut Kenny, tren pembelian produk dalam jumlah satuan, terutama pada kategori beauty and personal care maupun perlengkapan gawai, membuat kebutuhan terhadap layanan pengiriman paket ringan terus meningkat.

Melalui layanan tersebut, Lion Parcel berharap masyarakat dapat memperoleh pilihan pengiriman yang lebih sesuai dengan bobot aktual barang, sehingga biaya logistik menjadi lebih efisien tanpa mengurangi kualitas layanan pengiriman.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|