Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026). - ANTARA FOTO - Abdan Syakura
Harianjogja.com, BANDUNG—Pencarian korban longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat, memasuki hari ketiga. Hingga Senin (26/1/2026), 65 orang masih dinyatakan tertimbun, sementara tim SAR gabungan terus mengerahkan ratusan personel dan anjing pelacak untuk mempercepat evakuasi.
Direktur Operasi Basarnas, Yudhi Bramantyo, menjelaskan operasi SAR hari ketiga difokuskan pada pembagian sektor guna memastikan seluruh area terdampak tidak terlewat. "Hari ini kita mengerahkan sembilan excavator dan tujuh pompa air. Tim hampir 1.000 orang dari berbagai unsur dikerahkan, termasuk 12 anjing pelacak K-9 dari kepolisian dan Kantor SAR Semarang," ujar Yudhi di Bandung.
Secara teknis, operasi dibagi menjadi Sektor A di sisi timur dan Sektor B di sisi barat, yang kemudian diperinci menjadi sektor-sektor lebih kecil untuk efisiensi pencarian. Upaya ini juga dibarengi dengan proses identifikasi korban yang terus berjalan. Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, melaporkan bahwa 25 kantong jenazah telah dievakuasi, dengan 17 di antaranya berhasil diidentifikasi dan diserahkan ke keluarga.
Beberapa korban yang telah diidentifikasi antara lain: Suryana (57), Jajang Tarta (35), Dadang Apung (60), Nining (40), Nurhayati (42), Lina Lismayanti (43), A.I. Sumarni (35), Koswara (40), Koswara (26), Ayu Yuniarti (31), dan M. Kori (30) yang teridentifikasi melalui potongan tubuh.
Upaya SAR akan terus berlangsung sampai seluruh korban berhasil ditemukan, dengan harapan memberikan kepastian dan kelegaan bagi keluarga yang menunggu kabar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara


















































