Malam Takbiran di Kota Yogja Dijaga Ketat, Sound Horeg Dilarang Masuk

6 hours ago 2

Kabag Ops Polresta Jogja Kompol Sumanto saat menyampaikan keterangan pengamanan terkait malam takbiran di Kota Yogyakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - Suasana malam takbiran di Kota Yogyakarta tahun ini diprediksi akan semarak dengan berbagai agenda takbir keliling di sejumlah wilayah. Guna menjaga kondusivitas selama malam takbiran yang akan digelar Kamis (19/3/2026), malam nanti, aparat kepolisian mengambil langkah tegas, termasuk akan menghalau masuknya fenomena sound horeg dari luar kota.

Seperti diketahui, fenomena pengeras suara berdaya tinggi yang diangkut kendaraan atau dikenal sound horeg itu berpotensi mengganggu kekhidmatan malam takbiran. Untuk itu, Polresta Yogyakarta menyiapkan strategi khusus dengan fokus pengawasan di kawasan perbatasan.

"Kami akan menghalau agar (jika ada sound horeg, bisa -Red) putar balik ke wilayahnya masing-masing, supaya malam takbiran di Kota Jogja tetap kondusif," kata Kabag Ops Polresta Jogja Kompol Sumanto, Kamis (19/3/2026).

Dia mengatakan, potensi gangguan tersebut sebagian besar berasal dari luar wilayah kota, sehingga pihaknya fokus mengawasi kawasan perbatasan agar tidak masuk ke wilayah perkotaan. Terdapat 15 titik pengawasan dengan total sekitar 700 personel yang disiagakan. 

Pengamanan ini akan berlangsung hingga tengah malam dan berlanjut ke pagi hari untuk pelaksanaan sholat Idulfitri. Selain itu, 273 personel akan disebar di 122 titik sholat, baik di masjid maupun lapangan. Setelah itu, pengamanan akan difokuskan ke kawasan wisata seperti Malioboro serta agenda tradisi Grebeg Syawal.

"Pada saat jam 00.00 WIB, takbir keliling dari Kota Yogyakarta maupun luar akan kita hentikan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Ahmad Shidqi, menyampaikan terdapat 205 titik pelaksanaan sholat Idul Fitri yang disiapkan. Sebanyak 153 di antaranya telah mengajukan pelaksanaan pada 20 Maret 2026, sementara sisanya masih menunggu keputusan pemerintah.

"Ada 153 yang sudah mengajukan pelaksanaan salat Ied di hari Jumat atau mengikuti keputusan Muhamadiyah," ujarnya.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|