Masinton soal Gibran Isi Materi Retret: Kita Mendengar, Menyimak

5 hours ago 2

Magelang, CNN Indonesia --

Bupati Tapanuli Tengah yang juga politikus PDIP, Masinton Pasaribu mengungkap momen ketika para kolega partainya mengikuti sesi pemaparan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dalam agenda retret kepala daerah di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah.

Gibran memberikan sejumlah materi mengenai program turunan Asta Cita, seperti salah satunya Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga target swasembada pangan dalam agenda retret kepala daerah pada Rabu (26/2) lalu. 

Gibran adalah mantan kader PDIP. Dia berseberangan dengan partai yang membesarkannya dan ayahnya, Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2024 lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya, kita mendengar saja. Ya kan, arahan dari Pemerintah Pusat kepada daerah kan begitu ya," ujar Masinton usai mengikuti retret di Akmil, Jumat (28/2).

Sebelumnya, Wamendagri Bima Arya mengungkap Gibran membuat sesi arahannya lebih interaktif, salah satunya dengan banyak bertanya kepada kepala daerah peserta retret.

Saat ditanya kepada Masinton soal momen interaktif Gibran dan kepala daerah, dia mengatakan tak ada interaksi langsung dengan kader PDIP.

"Enggak ada (tidak ada kader PDIP yang ditanya oleh Gibran)," imbuh Masinton.

Melalui akun Instagramnya @gibran_rakabuming, Gibran juga mengunggah video saat dirinya melempar pantun 'Anak Merajuk Matanya Merah' di depan peserta retret kepala daerah. Melalui pantun ini, pada intinya Gibran meminta para kepala daerah untuk mematuhi perintah Presiden Prabowo Subianto

Masinton pun mengungkap reaksi para kepala daerah PDIP terhadap pantun dari Gibran itu.

"Ya, kita mendengar saja, menyimak. Kan enggak boleh berbalas pantun. Hahahaha. Karena itu bukan forum berbalas pantun. Itu forum pemerintah pusat kepada daerah," kata Masinton.

Pada Pilpres 2024 lalu, Masinton dan Gibran berada di kubu berseberangan. Masinton yang berada di barisan PDIP yang mengusung Ganjar Pranowo-Mahfud MD  sempat memberikan julukan 'samsul' kepada Gibran, yang berasal dari kata 'asam sulfat'. Saat itu, asam sulfat ramai jadi perbincangan karena ucapan Gibran yang keliru menyebut asam folat menjadi asam sulfat.

Gibran juga pernah mengunggah video merekam momen dirinya bersalaman dengan Masinton saat acara pelantikan kepala daerah di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (20/2) kemarin.

Lewat Instagramnya @gibran_rakabuming, Gibran membagikan potongan video Masinton yang meledeknya dengan sebutan 'Samsul', kemudian cuplikan mereka tengah bersalaman di acara pelantikan.

Lewat unggahan itu juga Gibran mengucapkan selamat ke seluruh kepala daerah yang dilantik kemarin agar senantiasa sukses dalam mengemban amanah barunya.

Ketua DPP PDIP, Ahmad Basarah juga sebelumnya mengatakan telah menunjuk Gubernur Jakarta Pramono Anung sebagai koordinator kepala daerah PDIP selama pelaksanaan retret. Dengan tugas itu, Pramono, kata Basarah, telah diberi kewenangan untuk menyesuaikan dinamika yang terjadi selama retret yang diikuti kepala daerah PDIP.

"Pramono Anung telah diberikan kewenangan untuk membaca dinamika yang terjadi di lapangan sehingga oleh karena itu penyesuaian-penyesuaian itu akan dilakukan," kata Basarah dalam jumpa pers di kantor DPP PDIP, Selasa (25/2) malam.

Dia meminta seluruh kepala daerah PDIP yang ikut retret mengikuti arahan Pramono. Sebab, menurut dia, seluruh arahan dari Pramono sepenuhnya telah didiskusikan dengan ketua umum.

Gibran merupakan eks kader PDIP yang memutuskan maju dan menjadi lawan PDIP pada Pilpres 2024. Belakangan hubungan kedua pihak terus menegang, hingga terakhir PDIP resmi memecat Gibran dan Jokowi, juga Bobby Nasution (menantu Jokowi) dari partai.

(kid/kum)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|