Mendag: Pasar Kuala Simpang Aceh 80 Persen Pulih

18 hours ago 3

 Pasar Kuala Simpang Aceh 80 Persen Pulih Foto ilustrasi banjir bandang, dibuat menggunakan Artifical Intelligence / Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan aktivitas perdagangan di Pasar Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, mulai kembali menggeliat pascabencana. Hingga Sabtu (—/—/2026), sekitar 80 persen pedagang telah kembali beraktivitas.

Budi mengatakan pemulihan pasar dilakukan seiring proses pembersihan area pasar yang terus berjalan. Kementerian Perdagangan memastikan pemulihan tersebut tetap dibarengi dengan upaya menjaga ketersediaan pasokan barang kebutuhan pokok di wilayah terdampak bencana.

Pasar Kuala Simpang merupakan pasar terbesar di Aceh Tamiang yang menampung ratusan pedagang dan menjadi pusat pergerakan ekonomi masyarakat. Untuk mempercepat pemulihan, Kemendag telah menyalurkan bantuan tenda darurat agar aktivitas perdagangan dapat segera berlangsung.

"Perdagangan di Pasar Kuala Simpang sedang berusaha untuk berjalan kembali dengan 80 persen pedagang sudah mulai beraktivitas. Aktivitas ini berjalan paralel dengan pembersihan pasar," kata Budi dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Budi menyampaikan Kementerian Perdagangan (Kemendag) berkomitmen untuk terus fokus terhadap pemulihan pasar-pasar terdampak bencana Sumatera agar dapat kembali menggerakkan perekonomian masyarakat.

Dalam kunjungannya di Pasar Kuala Simpang, Budi mengatakan sejumlah pedagang sudah mulai kembali melakukan aktivitas, sambil proses pembersihan terus dilakukan.

"Kami telah mengecek kondisi Pasar Kuala Simpang. Sejumlah pedagang sudah mulai berjualan. Sembari proses pembersihan pasar terus dilakukan, kami terus memastikan pasokan barang kebutuhan pokok di wilayah terdampak bencana terus terjaga," ujarnya.

Pasar Kuala Simpang merupakan pasar terbesar yang menjadi pusat perdagangan masyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang. Pasar yang berdiri sejak 1982 ini menampung sebanyak 295 pedagang yang terdiri atas 156 pedagang los dan 139 pedagang kios.

Untuk mendukung percepatan pemulihan Pasar Kuala Simpang, pada Rabu, (31/12/2025), Kemendag melalui Program Kemendag Peduli menyerahkan bantuan berupa 100 unit tenda darurat untuk menjadi tempat berjualan para pedagang selama proses pemulihan berjalan.

Selain Pasar Kuala Simpang, Kemendag melalui Kemendag Peduli telah menyerahkan bantuan ke wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada (1/12/2025), (13/12/2025), dan (22/12/2025). Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana pegawai Kemendag, pelaku usaha, dan masyarakat umum.

Kemendag berkoordinasi dengan pemerintah daerah, distributor, dan asosiasi pelaku usaha untuk memastikan distribusi barang kebutuhan pokok di wilayah terdampak bencana lancar dan tersedia.

Saat ini, stok bahan pokok seperti daging ayam, telur, cabai keriting, dan cabai rawit terpantau terkendali karena mendapat pasokan dari Takengon dan Medan.

Sementara itu, Kemendag telah menyurati Bulog dan ID Food untuk segera mengisi pasokan minyak goreng Minyakita dan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke daerah terdampak bencana.

Kemendag menegaskan komitmennya menjaga distribusi dan stabilitas harga bahan pokok di wilayah terdampak bencana agar roda ekonomi masyarakat kembali berjalan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|