Mendag Ungkap Kurangi Penggunaan Plastik Bisa Turunkan Harga Kebutuhan Pokok

5 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, mengajak masyarakat mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sebagai langkah sederhana membantu pedagang sekaligus menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok di tengah tantangan pasokan global bahan baku plastik. Budi mengatakan, kondisi rantai pasok global saat ini membuat bahan baku plastik, khususnya nafta, semakin sulit diperoleh. Menurutnya, gangguan pengapalan serta persaingan antarnegara untuk mendapatkan bahan baku menyebabkan distribusi menjadi lebih lambat dan harga plastik berpotensi meningkat.

"Ini sebenarnya kesempatan kita, ya, dari hal yang kecil. Dari hal yang kecil, kita mulai bijak menggunakan plastik yang mungkin atau sebenarnya tidak perlu," kata Budi di Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Ia mencontohkan kebiasaan sederhana, seperti membawa tas belanja sendiri saat pergi ke pasar. Langkah tersebut dinilai dapat mengurangi penggunaan plastik oleh pedagang pasar rakyat, sekaligus mengurangi sampah plastik.

"Kalau kita bawa tas, berarti pasar rakyat juga mengurangi penggunaan plastik, kan. Kan kalau beli, pasar rakyat menyediakan plastik. Plastik mahal, para pedagang juga bingung kalau membeli plastik mahal, berarti kan mengganggu ke bahan pokok yang lain," jelasnya.

Budi menilai partisipasi masyarakat penting karena plastik digunakan sebagai kemasan berbagai komoditas pangan. Pengurangan penggunaan plastik dinilai dapat membantu menekan biaya operasional pedagang sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

Meski pasokan global menghadapi tekanan, ia memastikan kondisi harga kebutuhan pokok di dalam negeri masih relatif stabil.

Berdasarkan pemantauan langsung di pasar, termasuk di Gresik, Jawa Timur, Budi mengatakan bahwa harga berbagai komoditas, seperti cabai dan bahan pangan lain, masih berada pada kisaran normal, bahkan banyak yang di bawah harga eceran tertinggi (HET).

"Secara umum sebenarnya belum ada peningkatan yang signifikan. Kemarin saya mengecek pasar di Gresik, itu murah-murah sekali. Cabai segala macam harganya standar semua. Rata-rata malah di bawah HET. Jadi, saya pikir belum signifikan memengaruhi harga," ujar Budi.

Pemerintah saat ini terus berkoordinasi dengan pelaku industri dan perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri untuk memperluas sumber pasokan bahan baku plastik dari berbagai negara agar kebutuhan industri nasional tetap terpenuhi.

sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|