Mengenal LIMINAL, Karya Arsitektur Budi Pradono di Summarecon Bandung

19 minutes ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Summarecon Bandung terus memperkuat ekosistem kreatif dan lifestyle dengan mendukung hadirnya LIMINAL, ruang antara, karya arsitek eksperimental Indonesia Budi Pradono. Berlokasi di Dia.Lo.Gue dotHub, Summarecon Bandung, LIMINAL merupakan karya arsitektur yang mengajak masyarakat mengalami ruang bukan sekadar sebagai bangunan, tetapi sebagai perjalanan yang melibatkan ruang, cahaya, material, lanskap, dan keheningan.

LIMINAL, ruang antara, secara resmi diperkenalkan kepada publik bersamaan dengan pembukaan pameran Budi Pradono, ANTI-OBJECT ARCHITECTURE pada Sabtu (12/9/2026) lalu di Circular Plaza, Dia.Lo.Gue @ DotHub Bandung, Summarecon Bandung. Rangkaian acara mencakup pengantar dan diskusi, tur pameran bersama Budi Pradono, peresmian dan tur LIMINAL, serta pertunjukan “Tembang Puitik – Siklus Chairil Anwar” oleh Steff Pamungkas dan Yohanes Siem.

Mengusung gagasan arsitektur sebagai ruang untuk berhenti sejenak, berefleksi, dan membayangkan kemungkinan baru, LIMINAL memanfaatkan bambu petung lokal sebagai material sekaligus struktur utama bangunan. Tiga bukaan berbentuk corong membawa cahaya alami menuju ruang yang berada di bawah permukaan tanah, menciptakan pengalaman ruang yang terus berubah mengikuti perjalanan dan waktu.

Executive Director Summarecon Bandung, Hindarko Hasan, mengatakan bahwa kehadiran LIMINAL menjadi bagian dari upaya Summarecon Bandung dalam menghadirkan ruang yang dapat memperkaya pengalaman masyarakat sekaligus memperkuat karakter kawasan.

“Summarecon Bandung dikembangkan tidak hanya sebagai kawasan hunian dan komersial, tetapi juga sebagai ekosistem yang dapat mewadahi berbagai aktivitas masyarakat, termasuk seni, budaya, dan kreativitas. Kehadiran LIMINAL di Dia.Lo.Gue dotHub menjadi salah satu bentuk kolaborasi yang memperkaya pengalaman kawasan sekaligus membuka ruang baru bagi masyarakat untuk berinteraksi dan mengapresiasi karya arsitektur,” katanya.

LIMINAL selanjutnya berkembang menjadi ruang publik di DotHub Bandung yang akan dikelola oleh Dia.Lo.Gue Bandung, dengan program yang bergerak dalam tiga bidang utama, yaitu BUNYI untuk musik dan pertunjukan, KATA untuk literasi dan pemikiran, serta RUPA untuk seni visual dan desain. Ketiganya dirancang sebagai ruang perjumpaan antara gagasan, karya, pelaku seni dan budaya, serta publik.

Kehadiran LIMINAL melengkapi peran Dia.Lo.Gue dotHub sebagai ruang kreatif interdisipliner di Summarecon Bandung yang mempertemukan seni, arsitektur, desain, dan komunitas. Melalui pameran, pertunjukan, diskusi, dan workshop, ruang ini membuka kesempatan bagi publik untuk berdialog, bereksperimen, serta membangun kolaborasi di bidang kreatif.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|