Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof Brian Yuliarto di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (25/6/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan bahwa pihak kementerian terus mendalami dan menyelidiki kasus pencatutan nama Presiden RI Prabowo Subianto beserta sejumlah tokoh lainnya dalam sebuah naskah ilmiah di platform SSRN.
"Iya, jadi ini masih berjalan ya, karena kan penelitiannya baru. Tadi pagi saya juga baru mendapatkan laporan dari tim pemeriksa yang terdiri dari Irjen dan beberapa dosen," kata Mendiktisaintek ditemui di Jakarta, Senin.
Berdasarkan laporan awal dari tim pemeriksa di lapangan, kata Menteri Brian, terungkap fakta bahwa sang penulis utama memang secara sepihak memasukkan nama-nama tokoh penting ke dalam karyanya tanpa melalui prosedur perizinan dan etika akademik yang sah.
"Jadi kami sudah mendapatkan laporan bahwa penulis utama memang mencatat nama beberapa co-authors ya, nama (peneliti lain) yang tercantum. Baik pada buku, baik pada repository, maupun pada jurnal, itu yang bersangkutan mengakui bahwa mencatat namanya tidak mendapatkan izin. Nah ini yang sekarang kita konfirmasi ke semua penulis," ujarnya.
"Tapi yang pasti yang bersangkutan sudah mengakui bahwa ada nama-nama ya hampir semua namanya yang ada itu tidak mengetahui, apalagi menyetujui," lanjut Brian menguraikan.
sumber : Antara

4 days ago
23













































