Nenek 70 Tahun Hampir Pingsan Dapat Tagihan Telepon Rp 150 Juta

9 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Bagi sebagian orang, layanan telekomunikasi pascabayar menjadi cara praktis karena tidak perlu repot membeli pulsa secara berkala.

Sistem ini membuat pengguna tetap bisa mengakses telepon, pesan, dan internet tanpa terhambat saat kuota habis, dengan pembayaran dilakukan bulanan berdasarkan penggunaan.

Namun, di sisi lain, terdapat risiko yang dapat merugikan pelanggan. Pengalaman ini dilaporkan dialami oleh seorang pengguna Verizon di Amerika Serikat (AS).

Linda Vincent yang berusia 70 tahun merupakan warga Westport, Connecticut. Ia hampir pingsan saat menerima tagihan pasca-bayar senilai US$9.000 atau setara Rp153 jutaan.

Vincent menggunakan paket data lama dengan batasan pemakaian data 4GB. Baru-baru, ini ia menghabiskan waktu selama berminggu-minggu di fasilitas rehabilitasi.

Di sana, ia kerap menonton video, bermain game, dan menjajal media sosial di HP-nya. Vincent mengandalkan data Verizon, ketimbang menggunakan Wi-Fi.

Ia tak tahu jika beragam aktivitas itu sangat menguras data secara cepat. Tak mengejutkan, batasan 4GB yang ia punya tak cukup menanggulanginya, dikutip dari Phone Arena, Rabu (15/4/2026).

Sayangnya, Vincent merasa tidak pernah mendapatkan peringatan soal paket lawas yang ia punya dan dampak yang akan terjadi. Padahal, paket Verizon versi modern ada yang menawarkan data tanpa batas (unlimited).

Artinya, data seluler akan selalu aktif, tetapi kecepatannya kemungkinan turun setelah ambang batas atas kuota terlampaui.

Berbeda dengan paket lawas yang sebenarnya sudah tidak ditawarkan lagi saat ini. Paket data yang dipilih Vincent tersebut memiliki batasan data yang ketat. Setelah batasan itu terlampaui, biaya yang akan diberikan untuk mengakses data bakal sangat tinggi.

Verizon biasanya mengirimkan peringatan ke nasabah jika sudah mendekati ambang atas. Namun, Vincent mengklaim dirinya tak pernah mendapatkan notifikasi apapun.

Verizon mengatakan kepada NBC bahwa pihaknya sedang berkoordinasi dengan nasabah untuk menyelesaikan masalah ini.

Operator seluler sering memperkenalkan paket baru dengan lebih banyak fitur dan manfaat, meskipun seringkali lebih mahal daripada paket lama. Meskipun sebagian pelanggan tetap menggunakan paket lama untuk menghemat uang, nilai paket-paket ini sering kali menurun seiring dengan makin banyaknya penggunaan data oleh aplikasi modern.

Tanpa Wi-Fi, mudah sekali melebihi kuota data bulanan. Bahkan tugas latar belakang, seperti layanan lokasi dan pencadangan foto, menggunakan data.

Meskipun 4GB mungkin cukup untuk penggunaan media sosial dan SMS ringan, penggunaan berat dan terus-menerus membutuhkan lebih banyak data.

Mengingat usia Vincent dan masalah kesehatan yang baru-baru ini dialaminya, kelalaiannya dapat dimaklumi.

Namun, tagihan tersebut, yang kemungkinan besar dihasilkan oleh sistem otomatis, secara akurat mencerminkan data yang dikonsumsi. Meskipun dapat diperdebatkan bahwa masalah ini tidak akan ada pada paket unlimited, penting untuk dicatat bahwa pengguna paket lama seringkali membayar jauh lebih sedikit per bulan.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|