(Kiri-Kanan) Sebuah MIG 29 Angkatan Udara India memimpin formasi dengan dua Jaguar, dua jet Mirage 2000 dan dua jet Rafale terbang melewatinya pada hari peresmian pameran penerbangan Aero India 2023 di Pangkalan Angkatan Udara Yelahanka di Bangalore, India, Senin (13/2/2023). Lebih dari 800 perusahaan pertahanan dan kedirgantaraan internasional berpartisipasi dalam pertunjukan penerbangan terbesar di Asia Aero India yang memamerkan peralatan perang termasuk pesawat tempur baru, kapal selam generasi mendatang, kapal perang, helikopter, rudal, howitzer, sistem pertahanan udara, senjata serbu, dan semua jenis peralatan militer dari 13 hingga 17 Februari 2023.
REPUBLIKA.CO.ID, ABU DHABI—Uni Emirat Arab dan India menandatangani surat pernyataan niat untuk kemitraan strategis di bidang pertahanan antara kedua negara pada Senin (20/1/2026).
Penandatanganan berlangsung selama kunjungan Presiden Uni Emirat Arab Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan ke ibu kota India, New Delhi.
Kantor berita Emirates News Agency (WAM) melaporkan. Presiden UEA dan Perdana Menteri India Narendra Modi menyaksikan pertukaran sejumlah perjanjian, nota kesepahaman, dan surat pernyataan niat kerja sama yang bertujuan untuk memperkuat dan mengembangkan kerja sama antara kedua negara, dalam rangka kunjungan kerja Presiden UEA ke India.
Kantor berita tersebut menjelaskan, salah satu surat niat antara UEA dan India berkaitan dengan kemitraan strategis di bidang pertahanan, tanpa merilis detail lebih lanjut.
Surat pernyataan niat mengenai kemitraan pertahanan ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri UEA Sheikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan dari pihak UEA, dan Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar dari pihak India.
Pernyataan India
Menteri Luar Negeri India mengatakan, penandatanganan surat pernyataan niat dengan UEA tidak berarti India akan terlibat dalam konflik regional.

1 month ago
16
















































