Pengelolaan Kantong Parkir Jadi Kunci Urai Kemacetan Kawasan Wisata

5 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, CIKAMPEK -- Kepala Korlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengatakan, pihaknya melakukan pengelolaan kantong parkir untuk mengurai kemacetan di kawasan wisata selama periode Lebaran 2026. Langkah ini menjadi bagian dari pengamanan lanjutan Operasi Ketupat.

Korlantas Polri memetakan potensi kepadatan tidak hanya di jalan tol, tetapi juga di destinasi wisata yang menjadi tujuan masyarakat. Pengendalian dilakukan melalui pengaturan alur kendaraan masuk, lokasi parkir, hingga optimalisasi kantong parkir yang tersedia.

“Parkir liar sudah menjadi perhatian sejak awal. Dalam rapat koordinasi, termasuk bersama Gubernur Jawa Barat, hal ini sudah diantisipasi,” kata Agus di Command Center Korlantas Polri, Cikampek dikutip Ahad (22/3/2026).

Ia menjelaskan, pengelolaan parkir dilakukan melalui skema rekayasa lalu lintas kawasan (rolakir) yang melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat. Pendekatan ini diarahkan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan menuju lokasi wisata.

Korlantas menilai kesiapan pengelolaan parkir tahun ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Hampir seluruh destinasi wisata telah dipetakan dan disiapkan sistem pengaturan kendaraan.

“Rapat koordinasi terkait rolakir sudah dilakukan. Pengamanan di lokasi wisata melibatkan partisipasi masyarakat, termasuk pengaturan arus masuk, lokasi parkir, dan kantong parkir,” ujar Agus.

Selain kawasan wisata, Korlantas juga mengantisipasi lonjakan pergerakan aglomerasi antarwilayah. Mobilitas dari Jabodetabek, Solo Raya, Semarang Raya, Malang Raya, hingga Bali diperkirakan meningkat dan berpotensi memicu kepadatan di sejumlah titik.

Petugas disiagakan di pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu untuk mengawal pergerakan tersebut. Pengawasan dilakukan menyeluruh, termasuk di jalur menuju pelabuhan penyeberangan.

“Besok diperkirakan terjadi peningkatan pergerakan aglomerasi,” kata Agus.

Pengaturan lalu lintas di jalan tol tetap berjalan seiring dengan pengendalian di kawasan wisata. Korlantas menyiapkan berbagai rekayasa untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, termasuk mengurai kepadatan akibat bangkitan arus.

Pada hari Lebaran, Sabtu (21/3/2026), Korlantas sempat menerapkan rekayasa one way di ruas KM 57 hingga KM 80 akibat peningkatan volume kendaraan pada pukul 11.00. Langkah ini diambil untuk menjaga kelancaran arus menuju Trans Jawa.

“Terjadi peningkatan volume di sekitar KM 70 pada pukul 11.00, sehingga dilakukan rekayasa lalu lintas agar arus dari Jakarta menuju Trans Jawa tetap lancar,” kata Agus.

Evaluasi menunjukkan kondisi lalu lintas dan keamanan selama periode mudik relatif terkendali. Penurunan angka kecelakaan dan fatalitas menjadi indikator pengamanan berjalan efektif.

Korlantas akan memperketat pengawasan di kawasan wisata dan jalur utama selama arus balik. Pengelolaan kantong parkir menjadi salah satu kunci menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|