Perbaikan 11 Ruas Jalan dan 3 Jembatan Sleman Diperbaiki Usai Lebaran

7 hours ago 4

Perbaikan 11 Ruas Jalan dan 3 Jembatan Sleman Diperbaiki Usai Lebaran Foto ilustrasi. - Ist/Freepik

Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten Sleman memastikan seluruh pekerjaan fisik perbaikan jalan dan jembatan baru akan dimulai setelah momen Idulfitri 2026. Kebijakan ini diambil agar arus mudik dan balik Lebaran tidak terganggu aktivitas konstruksi.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Sleman, Fauzan Ma’aruf, menjelaskan saat ini pihaknya masih menyusun Kerangka Acuan Kerja (KAK) sebagai dasar pelaksanaan proyek.

“Pekerjaan fisik semuanya setelah Lebaran. Nanti sekaligus ditentukan skema pengalihan lalu lintas saat pengerjaan berlangsung,” ujar Fauzan, Rabu (25/2/2026).

11 Ruas Jalan dan 3 Jembatan

Pada 2026, Pemkab Sleman menyiapkan 11 paket peningkatan jalan kabupaten serta tiga proyek pembongkaran dan pembangunan jembatan. Sebelas ruas jalan yang akan ditangani meliputi Krapyak–Wonosari, Ngawen–Kenteng, Sedogan–Sempu dan Pugeran–Paingan.

Selain itu, perbaikan juga dilaksanakan untuk ruas jalan Donoasih–Ngemplak, Losari–Gayamharjo, Kenaran–Losari, Pundong–Klaci, Diro–Kwayuhan dan Serut–Krikilan serta Sanggrahan–Manukan.

Sementara itu, tiga jembatan yang akan dibongkar dan dibangun kembali adalah Jembatan Tumut, Kalurahan Sumbersari, Kapanewon Moyudan (7 x 8 meter), Jembatan Nyamplung, Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik (6 x 8 meter) dan Jembatan Plosokerep, Kalurahan Kepuharjo, Kapanewon Cangkringan (3 x 8 meter).

Dukung Program Sleman Dalane Alus

Pembangunan infrastruktur ini merupakan tindak lanjut percepatan program Sleman Dalane Alus, Sleman Padang, yang menjadi salah satu janji kampanye Harda Kiswaya dan Danang Maharsa.

Harda menilai konektivitas antarwilayah menjadi kunci pertumbuhan ekonomi daerah. Kelancaran mobilitas masyarakat diyakini mampu mengurangi hambatan distribusi dan meningkatkan aktivitas ekonomi warga.

Selain peningkatan kualitas jalan, Pemkab Sleman juga terus memperluas fasilitas pendukung transportasi. Salah satunya melalui kerja sama skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk Alat Penerangan Jalan (APJ). Hingga 2024, realisasi pemasangan APJ di Sleman baru mencapai 48 persen dari total kebutuhan.

Dengan panjang jalan kabupaten sekitar 699,5 kilometer, kebutuhan APJ di Sleman diperkirakan mencapai 17.000 titik, dengan jarak ideal antarlampu sekitar 40 meter.

Kepala Seksi Pengendalian dan Operasional Dinas Perhubungan Sleman, Bob Librianto, menyampaikan pembangunan PJU juga dilakukan di luar skema KPBU.

“Kami masih menyusun paket-paket pembangunan PJU untuk tahun ini,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|