Prabowo Beri Arahan ke Ratusan Pejabat, Soroti Ancaman Global

7 hours ago 2

Prabowo Beri Arahan ke Ratusan Pejabat, Soroti Ancaman Global Foto ilustrasi. Presiden Prabowo Subianto (kiri) memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026). Antara - Galih Pradipta

Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan langsung kepada ratusan pejabat lintas lembaga dalam rapat kerja pemerintah di Istana Kepresidenan, di Jakarta, Rabu (8/4/2026). Taklimat ini menekankan arah kebijakan sekaligus kewaspadaan terhadap berbagai ancaman global.

Sekitar 800 pejabat hadir dalam forum tersebut, mulai dari menteri, pejabat eselon I kementerian/lembaga, pimpinan TNI, Polri, Kejaksaan Agung, hingga direksi BUMN.

Dalam pembukaannya, Prabowo menyebut rapat ini sebagai momentum menyampaikan arahan setelah lebih dari satu tahun pemerintahannya berjalan sejak Oktober 2024.

“Maksud dan tujuan rapat kerja ini adalah kesempatan saya menyampaikan arahan-arahan, bisa dikatakan satu tahun lebih kita menjalankan mandat kita sebagai mandataris rakyat,” ujarnya.

Ia menilai pemerintahannya mampu menjaga arah pembangunan nasional di tengah situasi global yang tidak menentu.

“Alhamdulillah kita dapat mengendalikan arah perkembangan, arah bernegara bangsa kita,” katanya.

Prabowo juga menegaskan bahwa berbagai capaian pemerintah dapat dilihat secara nyata, baik melalui data maupun hasil di lapangan.

Namun, dalam arahannya, Presiden mengingatkan potensi ancaman yang harus diantisipasi bersama, seperti krisis pangan, energi, dan air yang tengah dihadapi banyak negara.

Selain itu, ia menyoroti perkembangan teknologi yang dapat memunculkan risiko baru, termasuk penyebaran informasi palsu dan manipulasi berbasis kecerdasan buatan seperti deepfake.

Menurutnya, tantangan tersebut harus dihadapi dengan kesiapan birokrasi yang solid dan terkoordinasi.

Rapat kerja yang dimulai pukul 14.00 WIB itu juga menjadi ajang konsolidasi besar pemerintah untuk memastikan seluruh jajaran memiliki arah kebijakan yang sama.

Presiden tampak mengenakan setelan safari putih dengan kopiah hitam, sementara sebagian besar peserta mengikuti dengan busana serupa, kecuali pimpinan TNI yang hadir dengan seragam dinas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|