Pramono Bertindak! Tiang Monorel Dibongkar-Rata Tanah Pekan Depan

16 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Muncul kabar terbaru terkait rencana pembongkaran tiang monorel yang mangkrak di sepanjang Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membongkar tiang monorel yang mangkrak mulai pekan depan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan proyek pembongkaran tiang-tiang monorel mangkrak di Rasuna Said akan mulai dilaksanakan Selasa atau Rabu pekan depan.

"Untuk pembongkaran tiang monorel seperti yang kemarin kami sampaikan, akan kami lakukan minggu ketiga, apakah hari Selasa atau Rabu depan," ujar Pramono, dikutip dari Berita Jakarta, Jumat (9/1/2026).

Menurut Pramono, seluruh proses pembongkaran akan dilakukan langsung oleh Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga DKI Jakarta.

Langkah ini diambil setelah surat yang dikirimkan Pemprov DKI ke pihak PT Adhi Karya (Persero) Tbk telah melewati batas waktu yang telah ditentukan.

"Pembongkaran tiang monorel yang melakukan adalah Pemerintah DKI Jakarta, dalam hal ini Bina Marga. Adhi Karya sudah kami surati dan batas waktunya sudah lewat, kami akan melakukan sendiri," jelasnya.

Meski melibatkan alat berat dan pengerjaan konstruksi berada di jalur utama, Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta tidak akan melakukan penutupan jalan selama proses pembongkaran.

Sedangkan terkait lokasi pembuangan material pembongkaran, ia juga menyampaikan hal itu menjadi kewenangan Pemprov DKI Jakarta.

"Dan untuk itu tidak dilakukan penutupan jalan. Jadi yang dibongkar tetap dilakukan, dengan pengalaman yang ada, Bina Marga berkoordinasi untuk melakukan pembongkaran, tidak dilakukan penutupan," ujar Pramono.

Sementara itu, Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny menjelaskan, pembongkaran tiang monorel yang terbengkalai dilakukan untuk mengoptimalkan ruang jalan yang selama ini terhambat oleh keberadaan tiang-tiang tersebut.

Upaya ini juga sekaligus bagian dari penataan kawasan perkotaan, sehingga nantinya dapat menambah badan jalan dan menjadi solusi untuk mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Rasuna Said.

"Pembongkaran dilakukan sebagai upaya penataan kawasan untuk meningkatkan keindahan kota, kenyamanan pejalan kaki, keselamatan pengguna jalan, serta sebagai upaya mengurai kemacetan dan perbaikan mobilitas di Jakarta," kata Siti.

Ia menyampaikan, pemerintah akan melanjutkan tahap penataan kawasan setelah proses pembongkaran selesai.

Adapun proses penataan meliputi penataan jalan dan trotoar, peningkatan sarana pejalan kaki, serta penyesuaian elemen pendukung agar kawasan menjadi lebih aman dan nyaman. Melalui penataan lanjutan ini diharapkan dapat mendukung kelancaran lalu lintas dan mobilitas berkelanjutan.

"Melalui langkah ini, Dinas Bina Marga DKI Jakarta menegaskan komitmennya dalam menata kembali infrastruktur kota demi mewujudkan Jakarta yang lebih nyaman, aman, dan inklusif bagi seluruh penggunanya," tandasnya.

Sebagai informasi, proyek monorel Jakarta bermula pada 2003 dengan peletakan batu pertama oleh Presiden RI ke-5 yakni Megawati. Pemrakarsa proyek ini adalah PT Indonesia Transit Central yang merupakan konsorsium bentukan Adhi Karya, Global Profex Sinergy, dan Radiant Utama.

Sedari awal, proyek ini diketahui bermasalah dari segi pembiayaan. Konsorsium kesulitan mencari sumber pendanaan.

Kendati demikian, pada 2005 perusahaan sudah memasang tiang pancang di tengah jalan seandainya sumber pendanaan ditemukan.

Sayangnya, kendala tersebut terus berlanjut pada 2008. Sampai akhirnya, pemerintah memutuskan menghentikan proyek tersebut, sehingga hanya menyisakan tiang-tiang pancang yang berdiri tegak di tengah jalanan.

Wacana melanjutkan proyek tersebut terus bergulir dari setiap periode kepemimpinan gubernur DKI Jakarta. Namun, itu semua berakhir kegagalan.

Hingga akhirnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki T.P (Ahok), memutuskan tak lagi melanjutkan proyek tersebut.

Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi) pun lebih memilih membangun moda transportasi lain, seperti MRT dan LRT daripada meneruskan proyek monorail Jakarta.

(dce)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|