Produksi Sampah di Jateng Diprediksi Melonjak Selama Masa Libur Lebaran

2 hours ago 3

Pengendara motor melewati tumpukan sampah yang dibuang di pinggir jalan di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (22/3/2025). Penutupan tempat pembuangan akhir (TPA) Degayu oleh Kementerian Lngkungan Hidup, berdampak pada menumpuknya sejumlah sampah di pinggir jalan di Kota Pekalongan sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan serta polusi bau tidak sedap.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Jumlah produksi sampah di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) diprediksi meningkat selama masa libur Lebaran 2026. Hal itu karena adanya kelompok pemudik yang datang atau melintasi Jateng dalam perjalanan mudiknya.

"Ketika ada peningkatan jumlah yang mudik, maka sampahnya juga meningkat," ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jateng, Widi Hartanto, Ahad (22/3/2026).

Widi mengatakan, dia belum memperoleh data berapa jumlah pemudik yang memasuki wilayah Jateng pada Lebaran tahun ini. Namun dapat dipastikan produksi sampah di Jateng akan meningkat akibat adanya pergerakan orang.

Menurut Widi, pihaknya menerjunkan tim untuk meninjau lokasi-lokasi yang dilintasi atau disinggahi pemudik, seperti terminal, stasiun, dan tempat istirahat atau rest area. Tim tersebut memantau sejauh mana pengelolaan sampah di lokasi-lokasi terkait.

"Pengelola-pengelola kawasan ini juga harus melakukan pengelolaan sampah dengan baik. Misalnya yang organik, anorganik itu harus dipisahkan," kata Widi.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|