
Pesepak bola Persebaya Surabaya Bruno Paraiba (atas) melewati adangan pesepak bola Persik Kediri Jon Toral (bawah) saat pertandingan BRI Super League di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (23/5/2026). ANTARA FOTO/Rizal Hanafi
Harianjogja.com, SURABAYA — Kabar mengejutkan datang dari skuad Persebaya Surabaya. Striker asing andalan mereka, Bruno Paraiba, resmi mengumumkan perpisahan setelah hanya setengah musim memperkuat Bajul Ijo di kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Keputusan ini disampaikan langsung oleh Bruno melalui akun Instagram pribadinya, Minggu (24/5/2026). Dalam unggahan tersebut, pemain asal Brasil itu menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh elemen klub, mulai dari manajemen, pelatih, hingga suporter yang telah memberikan dukungan selama masa baktinya di Surabaya.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua suporter dan semua yang menjadi bagian dari Persebaya,” tulis Bruno dalam pernyataannya.
Meski singkat, perjalanan Bruno bersama Persebaya terbilang cukup berkesan. Ia didatangkan pada putaran kedua musim dan langsung menunjukkan dampak instan dengan mencetak gol pada laga debutnya melawan PSIM Yogyakarta pada Januari 2026.
Namun, perjalanan sang striker tak sepenuhnya mulus. Cedera yang dialami pada awal tahun membuatnya harus menepi hampir dua bulan. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor utama dalam keputusan klub dan pemain untuk tidak melanjutkan kerja sama.
“Setelah berbicara dengan pelatih dan manajemen, diputuskan bahwa kerja sama tidak dilanjutkan,” ungkap pemain berusia 31 tahun itu.
Secara statistik, Bruno tampil dalam 11 pertandingan dengan torehan lima gol dan dua assist dari total 337 menit bermain. Catatan tersebut terbilang impresif mengingat keterbatasan waktu bermain yang ia miliki akibat cedera.
Salah satu momen terbaiknya terjadi saat Persebaya mencatat kemenangan telak 7-0 atas Semen Padang FC di pekan ke-33. Dalam laga tersebut, Bruno tampil sebagai supersub dan sukses mencetak hattrick, menunjukkan kualitasnya sebagai predator di kotak penalti.
Meski harus berpisah, Bruno mengaku tetap menyimpan kenangan indah bersama Persebaya. Ia juga mendoakan agar klub berjuluk Bajul Ijo tersebut terus meraih kesuksesan di musim mendatang, khususnya dalam menghadapi kompetisi BRI Super League 2026/2027.
Kepergian Bruno tentu menjadi pekerjaan rumah bagi manajemen Persebaya untuk mencari pengganti yang sepadan di lini depan. Apalagi, konsistensi mencetak gol menjadi salah satu kunci penting dalam persaingan liga yang semakin ketat musim depan.
Dengan bursa transfer yang segera dibuka, menarik untuk dinantikan siapa sosok striker baru yang akan didatangkan untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Bruno Paraiba.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































