Samsung Siapkan Galaxy Book Berbasis Android 17

2 hours ago 2

Harianjogja.com, JOGJA—Raksasa teknologi Samsung disebut tengah mengembangkan lini laptop Galaxy Book terbaru yang meninggalkan sistem operasi Windows dan beralih ke Android 17 dengan antarmuka One UI 9. Jika terealisasi, perubahan ini akan mengubah cara pengguna berinteraksi dengan laptop, terutama bagi pengguna ekosistem Galaxy.

Informasi ini mencuat dari laporan SamMobile yang menyebut pengalaman penggunaan laptop tersebut akan dibuat semirip mungkin dengan ponsel dan tablet Samsung. Artinya, pengguna bisa merasakan antarmuka yang konsisten di berbagai perangkat dalam satu ekosistem.

Langkah ini dinilai sebagai strategi Samsung untuk menyaingi pendekatan Apple yang sukses menyatukan iPhone, iPad, dan MacBook dalam satu ekosistem terintegrasi. Di sisi lain, Google juga tengah mengembangkan sistem operasi baru berbasis Android untuk perangkat laptop yang dikenal dengan nama Aluminium OS.

Sebagai mitra utama Google, Samsung disebut menjadi salah satu kandidat terdepan untuk menghadirkan laptop berbasis Android ke pasar global lebih awal.

Dalam pengembangannya, Galaxy Book berbasis Android ini dikabarkan akan hadir dalam tiga varian, mulai dari kelas entry-level, menengah, hingga flagship. Model tertinggi diprediksi akan menyasar segmen premium dengan desain tipis dan performa tinggi.

Untuk dapur pacu, varian flagship disebut akan menggunakan prosesor seperti Qualcomm Snapdragon X Elite atau chipset Exynos kelas atas buatan Samsung. Namun, belum dipastikan apakah sistem operasi yang digunakan murni Android 17 atau versi khusus One UI yang telah dioptimalkan untuk penggunaan laptop.

Selain performa, fitur kecerdasan buatan juga menjadi sorotan. Perangkat ini dikabarkan akan dibekali Galaxy AI yang memungkinkan berbagai fungsi pintar, mulai dari produktivitas hingga pengolahan data secara real time.

Samsung juga disebut tengah mengembangkan versi terbaru dari Samsung DeX yang lebih canggih. Fitur ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman kerja layaknya desktop, sekaligus memudahkan integrasi antara laptop, ponsel, dan tablet dalam satu sistem yang saling terhubung.

Hingga kini, Samsung belum memberikan konfirmasi resmi terkait peluncuran perangkat tersebut. Namun banyak pihak memperkirakan pengumuman akan dilakukan berdekatan dengan agenda tahunan Google I/O pada Mei 2026 atau dalam acara Galaxy Unpacked pada pertengahan tahun.

Jika rencana ini benar terealisasi, kehadiran laptop berbasis Android berpotensi mengubah peta persaingan pasar. Bagi pengguna, terutama yang sudah terbiasa dengan ekosistem Galaxy, inovasi ini bisa menjadi alternatif baru yang lebih fleksibel dibandingkan laptop konvensional berbasis Windows.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|