REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan kinerja pasar saham pada sepekan terakhir bergerak positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat berada di posisi 6.409 dengan nilai kapitalisasi pasar sebesar Rp 11.212 triliun.
"Data perdagangan saham di BEI selama periode 3-7 Agustus 2026 ditutup dengan mayoritas positif. Rata-rata volume transaksi harian BEI mencatatkan peningkatan tertinggi, yaitu sebesar 32,98 persen menjadi 39,95 miliar lembar saham dari 30,04 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya," tulis BEI dalam keterangannya, dikutip Ahad (9/8/2026).
Selanjutnya, rata-rata frekuensi transaksi harian meningkat 27,62 persen menjadi 2,32 juta kali transaksi dari 1,82 juta kali transaksi pada pekan lalu. IHSG juga menguat 2,78 persen sehingga ditutup pada level 6.409,654 dari posisi 6.236,126 pada pekan sebelumnya.
"Diikuti kapitalisasi pasar BEI yang meningkat 2,64 persen menjadi Rp 11.212 triliun dari Rp 10.923 triliun pada pekan lalu," terangnya.
Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian mengalami perubahan sebesar 0,38 persen menjadi Rp 15,38 triliun dari Rp 15,44 triliun pada pekan sebelumnya. Adapun investor asing pada akhir pekan ini mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 1,24 triliun dan sepanjang tahun 2026 investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 71,29 triliun.
Investor lampaui 30 juta SID
BEI juga menyampaikan, pihaknya kembali mencatatkan tonggak penting dalam pengembangan pasar modal Indonesia. Pada penutupan perdagangan Jumat (7/8/2026), jumlah investor pasar modal Indonesia resmi melampaui 30 juta Single Investor Identification (SID).
"Tepatnya mencapai 30.274.265 SID. Sepanjang tahun 2026, jumlah investor pasar modal bertambah 9.926.440 SID atau tumbuh 48,78 persen secara year to date (ytd)," ungkapnya.
Pada periode yang sama, jumlah investor saham juga berhasil menembus 10 juta SID, tepatnya mencapai 10.052.059 SID, meningkat 1.447.882 SID atau 16,83 persen dibandingkan posisi di akhir tahun 2025. "Pencapaian ini mencerminkan semakin luasnya inklusi pasar modal di Indonesia, seiring dengan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam berinvestasi di pasar modal," jelasnya.
BEI melanjutkan, di tengah pertumbuhan jumlah investor, Bursa terus mendorong penguatan kualitas pasar melalui reformasi, peningkatan keterhubungan emiten dan investor, serta berbagai inisiatif untuk memperluas dan memperdalam basis pasar.
Sebagai bagian dari implementasi delapan Aksi Reformasi Pasar Modal Indonesia, BEI menyelenggarakan rangkaian kegiatan Surabaya Investor Meeting and Connectivity 2026 di Surabaya pada Rabu (5/8/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu upaya BEI untuk mendukung peningkatan free float Perusahaan Tercatat melalui penguatan komunikasi dan keterhubungan antara emiten dengan investor, termasuk investor institusi.

3 hours ago
3











































