Sleman Maju, Jalan Terjaga, Tanggung Jawab Kita Bersama

2 hours ago 1

Sleman Maju, Jalan Terjaga, Tanggung Jawab Kita Bersama Bupati Sleman Harda Kiswaya dan Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa. / ist

SLEMAN—Pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Sleman. Hal ini juga menjadi bagian dari Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Sleman tahun 2025-2029, yang juga kerap disebut dengan jargon “Sleman Dalan e Alus, Dalan e Padang”. Frasa ini bukan sekadar janji, melainkan komitmen untuk mewujudkan kenyaman dan keamanan bagi masyarakat Sleman.

Sebagai kawasan pendidikan dan pariwisata, mobilitas di Kabupaten Sleman cukup tinggi. Jumlah kendaraan bermotor yang tinggi tak jarang mengakibatkan beban lalu lintas berlebih sampai dengan penurunan umur jalan. Kondisi ini kerap kali mengakibatkan kerusakan jalan yang berulang dan ketidaknyamanan masyarakat dalam berlalu lintas.

Kami memahami munculnya keluhan yang datang dari masyarakat terkait jalan berlubang, dilatarbelakangi harapan atas sarana dan prasarana yang berkualitas.

Untuk itu, kami terus berupaya untuk menangani jalan rusak secara tepat dan efektif. Salah satu upaya yang kami lakukan adalah meningkatkan anggaran penanganan jalan Kabupaten Sleman sebanyak 46% dibanding tahun 2025 menjadi Rp108 miliar pada tahun anggaran 2026.

Untuk mewujudkan hajat “Sleman Dalan e Alus”, kami tidak ingin sembarangan dalam melangkah. Pemkab Sleman menerapkan berbagai strategi sebagai langkah untuk mengelola anggaran secara tepat, seperti halnya perencanaan berbasis data, strategi preservasi dan pemeliharaan preventif, pemerataan dan keadilan infrastruktur, penguatan pembiayaan, penguatan SDM dan tata kelola, hingga mitigasi risiko ketahanan infrastruktur.

Strategi yang kami terapkan diharapkan dapat menghasilkan kondisi jalan yang bermanfaat. Tak hanya baik dari segi kondisi, namun juga bisa bermuara pada peningkatan pertumbuhan ekonomi lokal, aksesibilitas kawasan wisata dan UMKM, juga memperkuat daya saing wilayah. Dengan begitu, kami harap kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sleman pun turut meningkat.

Tentunya, dalam mewujudkan manfaat ini, Sleman membuka diri atas kemitraan dari berbagai pihak. Selain bersumber dari APBD, kami menyambut baik sinergi dari dunia usaha melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan yang dapat diwujudkan melalui program pembangunan infrastruktur.

Begitu juga dengan perguruan tinggi, apabila ingin bersinergi untuk inovasi dari segi teknologi perkerasan dan monitoring jalan. Dengan kerja sama yang baik kami harap akan terwujud sinergi pentahelix yang ideal antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, media dan tentunya masyarakat sebagai subjek pembangunan.

Untuk memastikan keterlibatan masyarakat, kami mengajak seluruh warga Sleman untuk turut mengawasi dan melaporkan kondisi jalan di lingkungannya. Kami memfasilitasi kanal aduan website lapor.slemankab.go.id. Anda juga bisa download aplikasi Lapor Sleman (dapat diunduh di PlayStore atau AppStore) untuk menampung setiap aspirasi dan laporan dari masyarakat.

Kami juga turut mengajak masyarakat untuk ikut handarbeni, ikut bertanggung jawab atas jalan yang telah diperbaiki. Mari kita rawat bersama lingkungan kita bersama. Dengan begitu, diharapkan, manfaat dalan alus Sleman dapat dirasakan dalam jangka panjang dan dapat dinikmati oleh anak dan cucu kita di masa depan. (Advertorial)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|