Telkom Ungkap Jurus Bangun Ekosistem AI, Begini Strateginya

7 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk meluncurkan AIcosystem, sebuah ekosistem kecerdasan buatan (AI) terintegrasi yang menyatukan seluruh kapabilitas AI di lingkungan TelkomGroup.

Langkah ink mendukung pemanfaatan AI di berbagai sektor serta menghadirkan solusi yang relevan bagi kebutuhan industri dan masyarakat.

Ekosistem ini mencakup berbagai portofolio AI TelkomGroup, mulai dari Telkom AI Center of Excellence (AI CoE), Telkomsel AI, Neutra Compute dari NeutraDC, AI Infomedia, AI Digiserve, hingga Telkom University.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan AIcosystem merupakan wujud komitmen perusahaan untuk menjadikan AI sebagai fondasi transformasi digital yang mampu memberikan nilai tambah bagi Indonesia.

"Dengan AIcosystem, kami menyatukan seluruh kekuatan AI TelkomGroup agar Indonesia memiliki ekosistem AI yang solid, terintegrasi, dan mampu menciptakan dampak nyata bagi masyarakat, dunia usaha, dan daya saing bangsa," ujar Dian saat Launching AIcosystem bertajuk Beyond Innovation, Impact for Nation, di Telkom Landmark, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Untuk mendukung pengembangan AI secara terstruktur, Telkom mengandalkan AI Center of Excellence (AI CoE) yang dibangun di atas lima pilar utama, yakni AI Campus, AI Playground, AI Connect, AI Hub, dan AI Native.

Melalui AI Campus, Telkom memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam pengembangan talenta dan riset AI. Sementara AI Playground menjadi ruang eksplorasi bagi developer dan komunitas untuk mengembangkan berbagai solusi berbasis AI.

Di sisi lain, AI Connect berfungsi menghubungkan kampus, industri, komunitas, dan Telkom dalam ekosistem kolaboratif. Sementara, AI Hub dirancang untuk mempercepat transformasi ide dan eksperimen menjadi solusi yang siap digunakan, sedangkan AI Native berfokus pada penerapan AI dalam operasional internal TelkomGroup guna meningkatkan kecepatan, kecerdasan, dan efisiensi kerja.

Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi menjelaskan AIcosystem mengusung pendekatan fullstack AI yang membedakannya dari berbagai inisiatif AI lainnya.

"AIcosystem dibangun dengan pendekatan fullstack sehingga TelkomGroup tidak hanya menghadirkan solusi dalam bentuk aplikasi, tetapi juga memperkuat fondasi AI-nya melalui infrastruktur, data, model, dan platform," jelasnya.

Pendekatan fullstack tersebut mencakup tiga lapisan utama, yakni AI Infrastructure, AI Models & Platforms, serta AI Solutions & Applications. Pada lapisan infrastruktur, Telkom menyediakan dukungan data center, GPU, CPU, dan memori sebagai fondasi komputasi AI.

Sementara pada lapisan model dan platform, Telkom mengembangkan AI platform, big data platform, data aggregator, hingga Large Language Model (LLM) yang mendukung Bahasa Indonesia.

Adapun pada lapisan solusi dan aplikasi, Telkom menghadirkan berbagai use case AI yang disesuaikan dengan kebutuhan sektor industri dan layanan publik.

Dalam kesempatan yang sama, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni (UKP Muda Seni) Raffi Ahmad, menilai perkembangan AI membuka peluang besar bagi generasi muda untuk belajar, berinovasi, dan memperluas kolaborasi.

"Kehadiran AIcosystem yang dikembangkan TelkomGroup menjadi bukti bahwa Indonesia bukan hanya sebagai pengguna, namun pencipta AI," kata Raffi.

(fab/fab)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|