Terlalu Lama Mengetik dan Main Ponsel Bisa Sebabkan Cedera Tangan, Ini Gejalanya

1 week ago 19

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di era serba digital, banyak pekerja kantoran, pelajar, hingga profesional IT menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar setiap hari. Aktivitas seperti mengetik di laptop atau ponsel, serta penggunaan mouse secara terus-menerus membuat jari dan pergelangan tangan berada dalam posisi tidak alami dalam waktu lama.

Kondisi ini, dapat menimbulkan dampak kesehatan yang tidak boleh dianggap sepele. Konsultan Senior Bedah Penggantian Sendi Robotik, Trauma, dan Bedah Artroskopi, Dr Abhishek Barli, menjelaskan bahwa gerakan berulang yang dilakukan setiap hari dapat membebani sendi, saraf, dan tendon.

Menurut dia, rutinitas tersebut dapat berkembang menjadi gangguan yang dikenal sebagai repetitive strain injuries (RSI) atau cedera regangan berulang. 

"Hidup di era digital, di mana semua ada di gawai, membuat beban pada jari dan tangan semakin besar. Jika dibiarkan, bisa menyebabkan kondisi RSI," kata Dr Barli dilansir Hindustan Times, Sabtu (13/6/2026).

Menurut Barli, kondisi RSI semakin sering dikeluhkan bahkan oleh anak muda. Penyebab utamanya adalah aktivitas berulang seperti mengetik, menggunakan mouse selama berjam-jam, bermain gim, hingga penggunaan smartphone tanpa istirahat yang cukup.

la menegaskan bahwa gejala awal sering kali tampak ringan, seperti kesemutan, kelelahan tangan, sehingga banyak orang hanya mengatasinya dengan balsem atau istirahat singkat. Namun, dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memberi tekanan signifikan pada jaringan tangan.

Lebih lanjut Dr Barli mengingatkan agar masyarakat segera mencari bantuan medis jika mengalami gejala yang menetap, seperti kesemutan atau mati rasa pada jari, nyeri pada ibu jari, ketidaknyamanan pada pergelangan tangan, kelelahan pada tangan, penurunan kekuatan genggaman, dan sensasi terbakar pada lengan bawah.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|