Tiga Korban Ditemukan di Badan KMP Virgo yang Tenggelam, Satu Jenazah Ditemukan di Kalteng

2 hours ago 2

Prajurit TNI AL membawa jenazah ke atas KRI I Gusti Ngurah Rai-332 saat operasi SAR KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, Jumat (18/9/2026). Pada hari kelima operasi SAR, personel TNI AL mengevakuasi tiga jenazah dan satu karung berisi paket ekspedisi di KM Virgo Transport 8.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi tiga orang korban KMP Virgo Transport 8 pada hari ke-10 pencarian, Selasa (22/9/2026). Tiga korban tersebut ditemukan dalam badan kapal yang tenggelam di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan. 

Kepala Kantor SAR Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengatakan pencarian pada hari ke-10 difokuskan di badan kapal yang tenggelam. Tim penyelam yang terdiri dari Basarnas Special Group (BSG) dan TNI Angkatan Laut berhasil mengevakuasi tiga orang jenazah dari dalam badan kapal.

"Nah, ketiga jenazah ini sudah kita evakuasi menuju ke Rumah Sakit Bhayangkara, Banjarmasin," kata dia saat konferensi pers, Selasa malam.

Putu menambahkan, tim penyelam gabungan juga sudah berhasil membuka akses ke bagian kamar KMP Virgo Transport 8. Pembukaan akses tersebut dilakukan dilakukan dengan pemecahan kaca-kaca jendela kamar.

Ia mengungkapkan, awalnya pencarian di sejumlah kamar kapal tersebut akan dilakukan pada Selasa sore. Namun, operasi itu urung dilaksanakan mengingat faktor arus yang kencang, sehingga membuat air menjadi keruh. Alhasil, tim penyelam tidak bisa mengevakuasi korban-korban yang sudah terlihat.

Menurut dia, operasi pencarian itu akan dilanjutkan, Rabu (23/9/2026). Ia berharap, kondisi cuaca esok hari bisa mendukung proses pencarian di dalam laut.

"Kita berdoa, ya, mudah-mudahan besok cuacanya bagus, arus lautnya tenang, sehingga tim akan lebih banyak bisa melaksanakan proses-proses evakuasi di bawah laut di badan kapal, terutama di kompartemen-kompartemen, khususnya di ruang atau di kamar-kamar tidur para penumpang, baik yang kelas ekonomi maupun kelas eksekutif," ujar Putu.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|