TNI buka kemungkinan gandeng Polri usut kasus penyiraman air keras.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, menyatakan bahwa pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk bekerja sama dengan Polri dalam menyelidiki kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Selasa.
Menurut Aulia, TNI saat ini masih mengandalkan metode penyelidikan internal untuk mengungkap kasus tersebut. Namun, opini masyarakat yang berkembang menuduh keterlibatan TNI dalam penyerangan ini menjadi salah satu alasan TNI turut terlibat dalam penyelidikan. "Kami tidak ingin opini ini berkembang tanpa dasar," ujarnya.
Aulia menegaskan bahwa penyelidikan akan dilakukan secara transparan dan profesional untuk memastikan tidak ada fakta yang disembunyikan. Meski demikian, ia meminta media dan masyarakat untuk bersabar karena proses penyelidikan masih berlangsung.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

5 hours ago
1
















































