Trump Kesal, AS Dibuat Tampak Lemah di Hadapan Iran karena Kekurangan Amunisi

1 hour ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden AS Donald Trump mengeluhkan  pengungkapan tentang menipisnya cadangan amunisi AS yang membuat Amerika Serikat tampak lemah pada saat yang krusial perang melawan Iran.  Demikian menurut para pejabat senior AS seperti dilansir CNN.

Topik kekurangan amunisi ini menjadi sorotan utama dalam rapat kabinet pekan lalu di Camp David, saat Trump—yang merasa frustrasi—menyinggung pemberitaan media mengenai minimnya stok peluru tersebut. Pembahasan itu telah dikonfirmasi oleh enam sumber yang mengetahui jalannya rapat tersebut.

Banyak dari sumber tersebut menyatakan bahwa Trump sebenarnya sudah lama mengetahui potensi masalah terkait amunisi itu dan tidak terkejut oleh laporan-laporan tersebut.

Namun, mereka menyebutkan, bahwa Trump marah karena informasi itu terungkap pada titik penting konflik dan terus menjadi isu yang semakin ramai dibicarakan publi.

Padahal AS ingin menampilkan citra kekuatan hebatnya di tengah perundingan dengan Iran. "AS memiliki persediaan 'amunisi' dalam jumlah sangat besar, terutama untuk jenis-jenis tertentu," tulis Trump di Truth Social tak lama setelah tengah malam pada hari Kamis.

"Selain itu, jumlah besar sedang diproduksi dan dikirim ke AS sesuai kebutuhan. Perusahaan-perusahaan pertahanan sedang membangun jumlah pabrik dan fasilitas produksi terbanyak dalam sejarah negara kita."

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|